Proyek TPT Ciberes, Diduga Asal-asalan

0
444
KABUPATEN CIREBON. Proyek pembangunan pembuatan tanggul dan pelindung tebing (TPT) sungai Ciberes Kabupaten Cirebon kini di soal.

Hasil investigasi Inapos di lapangan, proyek yang bernilai pagu 7 M yang berhasil di menangkan PT. Taruna Karya Utama dengan nilai tender Rp.5.876.094.000 (5,8 M) diduga dikerjakan asal-asalan.
Pasalnya belum genap 4 bulan, bangunan terlihat banyak retak dan mengkhawatirkan. Selain dari itu pula, kedalaman pondasi pun bervariatif antaranya, pada salah satu bagian berkedalaman 100 Cm namun pada bagian lain kurang dari 100 Cm.
Berdasarkan temuan pula, terlihat kualitas adukan semen yang tidak sempurna.
Hal itu membuat salah satu tokoh LSM yang enggan di sebutkan namanya saat di konfirmasi merasa geram dan hendak melaporkan ke aparat terkait,
“Ini parah mas, saya baru lihat dari photo saja jelas patut di pertanyakan, padahal baru beberapa bulan selesai di kerjakan sudah retak begini, biar nanti kita teruskan ke aparat terkait tentang pelaksanaannya di lapangan,” paparnya.
Terakhir, pria 45 tahun ini yang di kenal aktif di salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berjanji akan menindaklanjuti permasalan ini sampai ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),jika memang di temukan adanya kerugian negara,
“Nanti saya turun ke lapangan dulu mas, biar pasti kenapa bisa retak begitu, bisa jadi pekerjaan di lakukan tidak sesuai spesipikasi dalam RAB dan kalau terbukti ada kerugian negara saya langsung ke KPK, karena ini sudah ranahnya kesana”, pungkasnya.
Untuk meminta tanggapan penanggunjawab proyek TPT tersebut, media ini melayangkan surat konfirmasi tertulis kepada yaitu pihak PPK Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung (BBWSCimanCis) namun hingga berita ini diturunkan belum juga memberi jawaban.(Hadi/Kris)