Prajurit dan PNS Korem 091/ASN Ikuti Penyuluhan Narkoba

0
53

SAMARINDA.- Ratusan prajurit dan PNS Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) ikuti kegiatan Penyuluhan Narkoba di Aula Wira Yudha Makorem 091/ASN Jl. Gajah Mada No. 11 Kel. Bugis Samarinda pada Selasa (18/6/19).

Kegiatan tersebut dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dan Program P4GN dan bekerjasama dengan BNN Provinsi Kaltim Triwulan II Tahun 2019.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol. Drs. Raja Haryono SH. M. Hum, Para Kasi Korem 091/ ASN, para Dankabalak, anggota dan PNS Korem 091/ASN, anggota Yonif 611/Awl, serta Tim Penyuluh Narkoba BNNP Kaltim.

Dalam sambutan Danrem 091/ASN yang dibacakan Kasrem 091/ASN
Kolonel Inf Ruslan Effendi mengatakan, kasus penyalahgunaan narkoba telah merebak ke berbagai kalangan yang mengakibatkan rusaknya nilai-nilai moral dan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat serta mengancam kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Dewasa ini pengaruh Narkoba juga telah menjalar ke seluruh elemen masyarakat termasuk aparat penegak hukum khususnya TNI, hal ini dapat dilihat dari adanya sejumlah kasus penyalahgunaan Narkoba yang dilakukan oleh beberapa oknum TNI.

Penyalahgunaan Narkoba merupakan ancaman serius bagi bangsa dan negara, mengingat pengaruh Narkoba memiliki dampak negatif yang luar biasa bagi manusia, baik fisik, psikologi, sosial dan ekonomi, kejahatan Narkoba digolongkan dalam kejahatan luar biasa dan serius, terlebih lagi kejahatan Narkoba bersifat lintas negara dan terorganisasi, sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius tidak ada pilihan lain bagi kita untuk menyatakan perang terhadap Narkoba.

“Kita harus bersama-sama dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, untuk itu Korem 091/ASN telah melaksanakan berbagai upaya dan kegiatan dalam rangka mencegah dan memberantas kasus penyalahgunaan Narkoba dengan aktif melakukan kegiatan P4GN melalui penyuluhan dan pemeriksaan urine di satuan jajaran Korem 091/ASN,” ucap Danrem.

“Dengan adanya penyuluhan dari BNN ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh Prajurit TNI sejajaran Korem 091/ASN tentang dampak negatif dari penyalahgunaan Narkoba serta bagaimana cara mencegah dan menghindarinya,” imbuhnya.

Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol. Drs. Raja Haryono, SH. M. Hum menyampaikan, kegiatan bersama ini bukan hanya di Kodam VI/Mlw tetapi juga di seluruh Indonesia melaksanakan bersama. Penanganan kejahatan narkoba harus melibatkan semua pihak yang berkepentingan termasuk upaya pencegahan yang berkesinambungan.

“Sehingga diperlukan kerjasama komitmen dan esensi dari semua instansi penegak hukum termasuk TNI dan Polri,” paparnya.

Lanjut ia, rute penyelundupan narkoba masuk ke Indonesia, situasi nasional darurat narkoba yang meliputi Geografis yang terbuka menyebabkan narkoba mudah masuk dan menyebar di seluruh wilayah Indonesia Demografis yang sangat besar menjadi pasar potensial peredaran gelap narkoba.

“Peredaran gelap narkoba bukan hanya menyasar orang dewasa dan remaja, melainkan juga anak-anak. Minimnya fasilitas dan aksesibilitas layanan rehabilitasi bagi pecandu narkoba,” jelasnya.

Diakhir pengunjung acara yakni sesi tanya jawab dan tes urine sebanyak 103 secara acak prajurit serta PNS Korem 091/ASN.

Hasil dari pemeriksaan tes urine personel TNI dan PNS tidak ditemukan adanya indikasi terhadap pemakaian narkoba dan dinyatakan negatif. (Red/Penrem 091/ASN)


Komentar Anda?