PPMI Bersama DPRD Cianjur Gruduk PT. FI

0
1038

INAPOS, GARUT,- Ratusan massa yang tergabung dalam aksi solidaritas 282 DPC PPMI Kabupaten Cianjur melakukan aksi unjuk rasa (Unras) di dapan Pabrik PT. Fasic Indonesia (FI) yang beralamat di jalan Raya Cianjur – Bandung KM 9, Desa Selajambe Kec. Sukaluyu Kab. Cianjur, Perusahaan asal korea yang bergerak dibidang tekstil.
Unras ini dilakukan disebabkan karena manajemen perusahaan melakukan PHK sepihak dengan tuduhan Ketua PPA PPMI PT. FI, Atep Mulyana warga yang tinggal disekitar Lokasi Pabrik Perusahaan, Aksi sempat memanas karena aparat kepolisian berusaha memblokade mobil komando PPMI agar tidak dapat masuk ke area perusahaan yang mengakibatkan Jalan Bandung – Cianjur Macet total sepanjang 5 Km.

Namun berkat kesigapan petugas dengan Koordinator Aksi ATO kondisi jalanpun akhirnya berjalan normal setelah Mobil Komando Aksi diberikan akses untuk dapat masuk ke jalan menuju area perusahaan. Aksi yang dimulai pukul 06.30 WIB ini akhirnya mendapat simpati dan empati dari Komisi D DPRD Kab. Cianjur, 4 orang anggota komisi D DPRD Cianjur Yaitu bersama Ketua Umum DPW Jawa Bara Lili Hambali, Deka Arif Kusnadi Ketum DPC PPMI Bogor dan Fahmi Dwi Fauzi Ketum DPC PPMI Kab. Cianjur akhirnya dapat bermediasi dengan kuasa hukum perusahaan.

Dalam mediasi tersebut anggota DPRD keberatan atas tindakan yang dilakukan oleh Manajemen Perusahaan yang telah mengkriminalisasi Kang Atep yang selama ini telah melakukan pembelaan kepada anggotanya yang akan habis kontrak. DPRD akan memanggil pihak perusahaan dan Instansi terkait untuk mencari solusi permasalahan ini dan juga akan mengundang pihak PPMI.

Pasalnya pihak wakil rakyat ini merasa tersinggung dengan perilaku Pemilik perusahaan yang tidak mau menemui Para anggota DPRD Kab. Cianjur dan hanya mengutus kuasa hukum perusahaan saja sementara pemilik perusahaan tidak dapat ditemui, ini penghinaan terhadap Institusi dewan yang terhormat, kata Lili Hambali Ketua DPW PPMI Jawa Barat
Kasus PT. FI Ini adalah salah satu bentuk tindakan anti kebebasan berserikat yang dilakukan oleh manajemen perusahaan karena diduga kuat melalui para atasan karyawan telah merayu karyawan untuk mundur sebagai anggota PPMI terbukti dengan banyaknya anggota yang mundur sebagai anggota serikat pekerja, selain melakukan PHK Sepihak kepada Kang Atep Mulyana dengan melakukan kriminalisasi juga secara sembunyi-sembunyi telah melakukan intimidasi kepada karyawan yang menjadi anggota serikat pekerja, ini perlu kita evaluasi dan investigasi juga kinerja Polres Cianjur yang terlalu cepat memproses laporan pihak perusahaan, kami akan mempertanyakan masalah ini kepada Bapak Kapolres Cianjur, Ungkap DK Arief Kusnadi Ketua DPC PPMI Kab. Bogor
Kami apresiasi kepedulian anggota Komisi D DPRD Kab. Cianjur yang telah ikut peduli dengan aksi kami hari ini mudah2an tuntutan kami dengan mempekerjakan Kang Atep Ketua PPA PPMi PT. Fasic dapat direalisasikan oleh Manajemen, namun jika tidak ada itikad baik dari manajemen PT. Fasic maka kami akan kembali melakukan aksi solidaritas yang lebih besar lagi dengan melibatkan anggota PPMI se Jawa barat untuk melakukan Aksi Unras lagi di PT. Fasic Indonesia, Ujar Kang Fahmi Ketua DPC PPMI Kab. Cianjur (Rils)