Posal Pulau Banyak Lanal Simeulue Selamatkan Korban Kebakaran Kapal Di Aceh Singkil

0
219

JAKARTA, INAPOS – Personel Pos Angkatan Laut (Posal) Pulau Banyak Lanal Simeulue dengan sigap membantu dan menyelematkan perahu nelayan yang mengalami kebakaran di Perairan Lambudung, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Desa Ujung Sialit, Kabupaten Aceh Singkil, Jumat (14/12).
Berawal dari informasi dan laporan masyarakat bahwa telah terjadi kecelakaan kebakaran di laut yang menimpa sebuah perahu kayu dengan nakhoda bernama Ifaman di Perairan Lambudung Kecamatan Pulau Banyak Barat, Desa Ujung Sialit, Kabupaten Aceh Singkil.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Personel Posal Pulau Banyak Serka Nur Hasan yang mendapatkan laporan segera mempersiapkan peralatan berupa speed boat untuk mengevakuasi korban dibantu masyarakat setempat menuju tempat kejadian dan korban kebakaran berhasil ditolong dalam keadaan selamat.

Adapun data korban bernama Ifaman Santo Laiya Umur 37 Tahun seorang Nelayan asal Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Panyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil pada saat kejadian ditemani Andi Pramata berumur 25 tahun yang beralamat di Desa Marindal 2, Kecamatan Patumbak Sumatera Utara. Korban yang mengalami luka bakar dibagian tangan dan kaki langsung dibawa menuju Puskesmas Ujung See dengan menggunakan speed boat untuk ditangani lebih lanjut oleh tenaga medis. Kerugian materil akibat kecelakaan yakni perahu habis terbakar, bahan bakar 3 drum terbakar, serta bahan pokok sembako dengan total kerugian mencapai 50 juta rupiah.

Menurut pengakuan dari nakhoda, sebelum terjadi kebakaran seperti biasa mereka sedang berbelanja kebutuhan pokok di Desa Pulau Balai berupa sembako dan bahan bakar untuk dibawa pulang menuju Desa Ujung Sialit Pulau Banyak Barat. Dalam perjalanan pulang tepatnya di Perairan Pulau Lambudung mesin perahu pecah dan mengakibatkan terjadinya percikan bunga api yang menyambar bahan bakar di drum sehingga mengalami kebakaran.

Posal Pulau Banyak merupakan Pos TNI AL yang berada dibawah Lanal Simeulue di Jajaran Lantamal I. Untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang kembali, Komandan Lantamal I Laksma TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si, melalui Danlanal Simeulue Letkol Mar Wempi, M.Tr (Hanla) memerintahkan kepada pengawak posal untuk lebih meningkatkan pembinaan dan himbauan kepada para nelayan dan pengguna fasilitas penyeberangan untuk selalu menjaga dan menjalankan prosedur keselamatan dalam berlayar.
[07:35, 12/17/2018] Letda Rudi Koarmada 1: Simulasi Latihan Tim SAR Evakuasi Kapal Persiar Terbakar
Di Perairan Padang

Jakarta, 16 Desember 2018,– Kapal Angkatan Laut (KAL) Sinyaru KAL II-2-01 yang merupakan Unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal II melaksanakan patroli keamanan laut dalam rangka mengamankan wilayah Perairan Sumatera Barat dari berbagai macam bentuk ancaman di laut. Saat berada di Perairan Padang, radar KAL Sinyaru menangkap kontak kapal pada jarak 3 mil dan mendekati objek. Setelah didekati oleh KAL ternyata sebuah kapal persiar terbakar. Kemudian Komandan KAL Sinyaru melaporkan kepada Komandan Lantamal II tentang kejadian tersebut.

Dengan adanya kejadian itu, Komandan Lantamal II memerintahkan Asops Danlantamal II untuk dilaksanakan proses penyelamatan kapal serta berkoordinasi dengan Dansatrol Lantamal II, Marinir, Basarnas, Polair, KSOP, Kesehatan Pelabuhan, Pelindo dan Imigrasi untuk mengantisipasi adanya orang asing.

Setelah mendapat arahan dari Komando Atas, Komandan Satrol memerintahkan Komandan KAL untuk melakukan pemadaman api. Namun saat proses pemadaman berlangsung, api semakin membesar sehingga para penumpang kapal pesiar yang ternyata merupakan Warga Negara Asing sebagian berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut. Disaat bersamaan tiba 1 unit Sea Raider Lantamal II, 1 unit Sea Raider Basarnas dan 1 unit perahu karet Marinir untuk membantu proses penyelamatan. Seluruh korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi menuju Pelabuhan Teluk Bayur.

Setibanya di Pelabuhan Teluk Bayur, 5 korban luka-luka dibawa ke Rumah Sakit terdekat dengan menggunakan mobil ambulance milik Lantamal II dan Kantor Kesehatan Pelabuhan, sementara 7 orang warga asing yang selamat dilaksanakan pemeriksaan keimigrasian oleh pihak Imigrasi.

Kejadian tersebut merupakan skenario Latihan SAR Laut yang merupakan puncak latihan dari rangkaian kegiatan latihan operasi matra laut bidang Yustisial, Sea Survival dan SAR Laut.(pen)


Komentar Anda?