Polres Jakut Musnahkan Barang Bukti

0
213

Jakarta.- Polres Metro Jakarta Utara memusnahkan barang bukti narkotika sebanyak 16 kg jenis sabu dan 1.300 butir pil ekstasi yang bertempat di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (25/7/2019).

Dalam pemusnahan sabu dan ekstasi ini dihadiri oleh Dandim 0502/Jakarta Utara, Letkol Arm Arif Rahman, Kepala BNN Kota Jakarta Utara, AKBP Yuanita Amelia, perwakilan Puslabfor Mabes Polri, perwakilan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, dan perwakilan Pengadilan Negeri Jakarta Utara serta tokoh agama, dan tokoh pemuda

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan bahwa “Pada hari ini, kami dari Polres Metro Jakarta Utara bersama-sama dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kodim, BNNK, perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama sama-sama melaksanakan pemusnahan barang bukti sabu seberat kurang lebih 16 kg dan esktasi 1.300 butir.

“Hari ini kami musnahkan setelah kami mendapatkan penetapan baik dari kejaksaan maupun pengadilan, proses lanjut yang akan kami lakukan,” jelasnya.

Sabu dan ekstasi yang dimusnahkan dari pengungkapan 3 kasus dengan 6 tersangka. Salah satu kasusnya adalah pengiriman paket sabu lintas negara melalui jasa pengiriman ekspedisi. “Jadi kasusnya ada 3 kasus dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan terakhir. Tersangkanya ada 6, Jadi modusnya bermacam-macam, ada modusnya pengiriman ini antara negara dari Malaysia melalui Kalimantan Barat baru masuk Jakarta lewat ekspedisi di Tanjung Priok. Ada juga yang sudah masuk wilayah kita, kemudian mereka melakukan transaksi di wilayah Jakarta Utara,” jelas Kapolres.

Kapolres menilai pemusnahan narkoba ini telah menyelamatkan lebih dari 80 ribu orang di Indonesia. “Jadi kalau kami lihat ada 16 kg sabu berarti ada 16.000 gram kalau kami bicara satu orang itu mengkonsumsi, 100 gram orang untuk 5 orang, kalau dikalikan sekitar 80.000 jiwa yang bisa kita selamatkan. Belum lagi 1.300 pil ekstasi, bisa menyelamatkan 1.300 jiwa,” pungkasnya.

Dalam prosesnya, pemusnahan dilakukan dengan cara memasukkan barang bukti ke dalam blender yang telah disediakan. Lalu, petugas memasukkan air yang dicampur dengan cairan tertentu dan menekan tombol di blender. Alhasil, barang bukti sabu dan pil ekstasi yang dimusnahkan itu pun tercampur dengan air untuk selanjutnya dibuang. (Elwan)