Polres Cirebon Kota Berhasil Ringkus 12 Pelaku Kejahatan

0
230
KOTA CIREBON.- Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan (Curas) dan percobaan pencurian.

Dari tiga kasus tersebut, Sat Reskrim Polres Cirebon Kota berhasil menangkap 12 pelaku tindak kejahatan. Dua diantaranya dilakukan tindakan terukur karena mencoba melakukan perlawanan saat ditangkap.
Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Syamsul Huda mengungkapkan, pihaknya berhasil menangkap 12 pelaku dalam sebuah Operasi Jaran Lodaya 2020 yang dilakukan Satreskrim Polres Cirebon Kota.
“Sat Reskrim berhasil menangkap para pelaku pada pelaksanaa Operasi Jaran Lodaya 2020 dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),” ungkap Syamsul saat jumpa pers di Mako Polres Cirebon Kota, Kamis (12/3/20).
Masih kata Syamsul, dari 12 pelaku yang ditangkap, enam pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor, lima pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) dan satu pelaku percobaan pencurian.
“Semua pelaku kami tangkap berkat informasi dari masyarakat dan ditangkap secara terpisah dilokasi dan tempat yang berbeda,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kasat Reskrim AKP Deny Sunjaya menjelaskan, untuk pelaku IF dan TK, melakukan perlawanan saat ditangkap, sehingga anggota melakukan tembakan terukur dikaki pelaku.
“Pelaku yang ditembak dan merupakan residivis dengan kasus yang sama, kami berikan tindakan tegas berupa tembak di kakinya, untuk TK merupakan residivis. IF pelaku Curanmor yang sudah beraksi di 30 lebih TKP,” kata Deny.
Modus pelaku pencurian kendaraan bermotor, menyasar tempat kos yang lokasinya di pinggir atau dekat dengan jalan raya.
“Pelaku Curanmor ini, biasanya menyasar tempat kos dan setelah itu hasil kejahatanya dijual melalui medsos,” ujarnya.
Adapun barang bukti yang diamankan yakni 7 unit sepeda motor, dua senjata tajam jenis clurit dan kunci leter T, linggis kecil, gunting besar, sebo, sepeda ontel, senter dan tali rapia.
12 Tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, diancam hukuman penjara selama 7 tahun, sedangkan pelaku curas ancaman hukumannya yakni 12 tahun penjara. (Kris)