INAPOS, MUARABUNGO – Polres Bungo berhasil mengungkap tiga kasus sekaligus. Kasus tersebut meliputi permpokan dan penganiayaan, Senjata Api Rakitan, dan Pembobolan serta pencurian. Senin (18/11).

Tiga kasus ini adalah hasil dari operasi penyakit masyarakat yang digelar dalam sebulan terakhir ini.

Dalam kasus pencurian dan kekerasan polres bungo berhasil meringkus satu pelaku, atas nama Syafriazal alias Syaf Cingkul berusia 22 tahun

Untuk kasus senjata rakitan Polres Bungo berhasil meringkus satu orang tersangka atas nama Saripul berusia 32 tahun

Begitupun dengan kasus pembobolan serta pencurian, polres bungo juga berhasil meringkus satu tersangka, yang berinisial BI berusia 37 tahun.

Polres Bungo, AKBP Trisaksono Puspo Aji S.I.K, M.Si. mengatakan pelaku pencurian dengan kekerasan ini dentan modus menumpang dan minta di antar lalu pelaku memaksa korban untuk menyerahkan motornya

“Pelaku melaksanakan aksi pada hari kamis 07-11-2019 pada pukul 07.00 wib, didepan MTS Perunas, Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo tengah,”ujarnya

pelaku lanjut kapolres dikenakan pasal 365 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman penjara sembilan tahun penjara.

“Adapun barang buktinya satu lembar STNK, sepeda motor merek Mio M3, warna merah, dengan no polisi BH 5253 UQ,”jelasnya

Sedangkang kasus senjata api rakitan, kapolres mengatakan sesuai dengan UU Dalurat RI No 12 Tahun 1951, pasal 1; barang siapa membawa, menyimpan, menguasai suatu senjata api, dengan ancaman setinggi-tingginya 20 tahun penjara

“Pada saat tim jatanras polres bungo melakukan giat pengembangan tindak pidana, pada hari senin 11 november 2019, tim jatanras menemukan pelaku sedang membawa sepucuk senjata api lengkap dengan amunisi dan perlengkapan lainnya di balai jaya pelepat,”ungkapnya

Kapolres juga menghimbau agar masyarakat yang masih menyimpan atau menggunakan senjata api jenis kacepek ini, segera serahkan ke polsek terdekat.

terpisah di tempat yang sama, kasat reskrim AKP Hendra Wijaya Manurung, S.H.,S.I.K.,M.H mengatakan bahwa pelaku pembobolan serta pencurian ini merupakan resedivis yang baru satu bulan ini bebas.

“Pelaku ini sudah tergolong spesialis, yang mana dalam kasus ini pelaku menjalankan aksi di dua TKP, yakni di toko Yang Yang Toys, barang yang di ambil satu unit Laptob dan dua unit HP dengan kerugian Rp. 9.000.000, dan ruko AG21, yang di ambil satu unit HP dan uang Rp. 500.000 dengan kerugian Rp.2.500.000,”jelasnya

Uniknya saat di lakukan penyelidikan oleh pihak polres bungo pelaku mengaku bahwa aksinya hanya sendirian, di saat konprensi pers pelaku mengaku bahwa ia melukan aksi berdua dengan temannya.(Ares)