Pigai , Pemimpin Yang Dukung Salah Satu Capres Tidak Punya Karakter

0
246
JAKARTA,- Natalius Pigai, mantan Komisioner Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai, para pemimpin di Papua yang menyatakan dukungan kepada orang yang memiliki kekuasaan, uang dan jabatan bermental inlander.

Pigai saat dihadapan ribuan keluarganya
Pernyataan Pigai ini menanggapi pernyataan Bupati Kabupaten Merauke,
Frederikus Gebze menyebut 90 persen rakyat Papua akan memilih Jokowi-Ma’ruf Amin dalam pertarungan Pilpres 2019.

“Jokowi adalah Presiden RI yang paling perhatian pada pembangunan dan rakyat Papua,” ujar Frederikus.

“Sikap para pemimpin yang mendukung salah satu capres merupakan bentuk dari orang-orang yang tidak punya karakter, orang-orang yang penuh masalah dan cenderung seperti orang yang bertahun-tahun berada dalam tekanan penjajah. Takut sama kekuasaan. Pemimpin macam apa itu. Orang-orang pecundang tidak punya karakter. Jangan bermental inlander. Harus menjadi lelaki melanesia yang petarung dan pemenang di tengah badai, gelombang dan tantangan menyelimuti rakyat Papua,” papar Pigai kepada media melalui keterangan tertulis, Rabu (26/9).

Masih menurut Pigai, kemenangan Jokowi di Papua mencapai 90 persen tidak mudah diwujudkan. Pasalnya, rakyat Papua saat ini sudah cerdas dalam memilih pemimpin masa depan.

“Orang-orang yang tidak punya massa akar rumput karena hidupnya selalu mementingkan diri sendiri tanpa peduli penderitaan rakyat. Giliran Pilpres mereka seperti pahlawan yang bisa menjamin kehendak rakyat,” tegas Pigai. (Cep’s)