Pertamina EP Mulai Inisiasi Padi Organik di Karawang

0
200
KARAWANG, inapos.com РPT Pertamina EP pada April 2018 telah melakukan program binaan terhadap 3 (tiga) orang petani penggarap dengan luas lahan 4000 m2 untuk Program CSR Padi Organik. Program CSR ini dilaksanakan di Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur,  Kabupaten Karawang. Adanya program CSR berfokus pada pembudidayaan padi organik.

Ast. Man LR PEP Subang Field, Retno Hastuti menjelaskan, pelatihan dilakukan diawal program untuk memperkenalkan apa itu padi organik kepada para petani konvensional. “Mulai pengenalan jenis tanah organik dan non organik, jenis pupuk organik dan cara penggunaannya, sampai kepada cara pemberantasan hama secara organik di lahan milik petani,” jelasnya kepada wartawan.

 

Pupuk yang digunakan, oleh petani, Retno menyebutkan,  adalah pupuk organik dengan menggunakan MOL (mikroorganisme lokal) yang dibuat sendiri oleh petani. Selain memberikan peningkatan kapasitas kepada petani, PT Pertamina EP juga membangun beberapa instruktur untuk mendukung berjalannya Program Padi Organik.

“Diantaranya rumah kompos untuk menampung pupuk organik dari warga yang memiliki ternak karena pupuk yang digunakan juga berasal dari kotoran ternak atau dari limbah pertanian yang lain.” terangnya.

Petani mulai terbuka pikirannya untuk melakukan budidaya padi organik. Pasa;nya, pertanian konvensional yang banyak dilakukan oleh petani banyak menggunakan pupuk kimia yang membahayakan, baik untuk tanah maupun untuk manusia. “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pada darah seseorang sudah mengandung pestisida, hal ini menunjukkan bahwa apa yang kita makan dipengaruhi oleh dari mana asalnya bahan makanan itu berasal,” tambah Retno.

 

 

Kegiatan CSR yang dilakukan di Kelurahan Plawad ini berdampingan dengan kegiatan operasi PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field yaitu komplek sumur BBS. BBS terdiri dari 8 sumur eksisting (BBS 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08) dengan produksi minyak 1400 BOPD dan gas 2,3 mmscfd, untuk BBS 09 sekarang masih progress pengeboran. Produksi minyak dari BBS penyumbang produksi no. 2 setelah JAS di Subang Field Asset 3 dengan presentasi produksi 31 % dari total produksi subang. Di lokasi cluster BBS 03 sekarang progress pembangunan SP BBS yang nanti akan menjadi stasiun pengumpul minyak dan gas untuk dialirkan ke konsumen.(den/adv)


Komentar Anda?