Inapos.com Kota Bekasi – Personil Kodim 0507/Bekasi pimpinan Mayor Inf Sutadi Pasiops Kodim 0507/Bekasi turut mengikuti kegiatan Random sampling pengambilan Sample SWAB (PCR /ANTIGEN) secara acak oleh Dinkes Kota Bekasi di tempat Keramaian Stasiun KA Kota Bekasi.Jl Juanda Kelurahan Margamulya Kecamatan Bekasi utara Kota Bekasi. Rabu (02/02/2022).

Kegiatan tersebut dalam rangka antisipasi terkait lonjakan penyebaran Covid-19 varian baru (omicron), untuk itu Pemerintah Kota Bekasi Pimpinan Plt.Walikota Bekasi Dr.Tri Adhianto bersama Dinkes Kota Bekasi melakukan tes secara mendadak kepada para penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan moda tranfortasi KRL ataupun yang turun dan keluar Stasiun Kerta Api Kota Bekasi.

Menurut Informasi kegiatan tersebut dimulai dari pukul 06.30 wib sampai dengan 09.30 wib yang turut melibatkan personil pam sebanyak kurang lebih 78 orang dari Kodim 0507/Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, Personil Satpol PP, tenaga kesehatan Dinkes Kota Bekasi, personil Dishub dan Security kawasan Stasiun.

Tampak hadir dalam rangkaian Random sampling pengambilan Sample SWAB (PCR /ANTIGEN) tersebut diantaranya, Dr.Tri Adhiyanto (Plt.Walikota Bekasi), Ibu dr.Tanti Rohilayati (Kadinkes Kota Bekasi), Abi Hurairah (Kasatpol PP Kota Bekasi), Mayor inf Sutadi (Pasiops Kodim 0507/Bks), Kompol Agus R (Kabagops Polres Metro Bekasi Kota), Bapak Saeful (Kepala St.Kereta Api Bekasi Kota), Ibu Yekti (Kabag humas Kota Bekasi) dan Lettu Inf Sutikno (Danunit Inteldim 0507/Bks).

Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Iwan Aprianto,S.I.P., melalui Pasiops Mayor Inf Sutadi menyampaikan bahwa Kodim 0507/Bekasi selaku aparat teritorial akan terus mendukung dan membantu Pemda Kota Bekasi dalam mewujudkan pembangunan di wilayah Kota Bekasi, khususnya penanganan covid-19 di wilayah Kota Bekasi.

Adapun hasil kegiatan Random sampling pengambilan Sample SWAB (PCR /ANTIGEN) secara acak oleh Dinkes Kota Bekasi dilakukan kepada sekitar 66 orang dengan melakukan swab antigen, 4 orang dinyatakan reaktif dan 62 dinyatakan negatif, selain itu para penumpang juga di minta no NIK dan no HP yang aktif untuk memberikan informasi mengenai hasil tes PCR. (Red)