“Pernyataan Sikap Bersama” Kasus tercoblosnya Surat Suara di Malaysia

0
65

Mengutip dari pernyataan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang membenarkan adanya surat suara sudah tercoblos Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin dan salah satu caleg dari Partai NasDem di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kasus ini dikhawatirkan dapat mempertegas delegitimasi penyelenggara pemilu terhadap pelaksanaan pemungutan suara yang akan dilaksanakan.

Oleh karena itu, Koalisi Masyarakatkat Sipil Pemantau Pemilu yang terdiri dari Yusfitriadi (DEEP), Muhammad Hanif (JPPR), Kaka Suminta (KIPP), Kumajaya (ISD), Erik Kurniawan (SPD) menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Prihatin dan menyesalkan hal ini terjadi. Paahal seharusnya KPU dan Bawaslu dapat mengantisipasi dari awal. Sehingga tidak terjadi insiden ini.

2.Meminta kepada Bawaslu dan aparat terkait untuk segera mengusut dan memastikan kepastian hukum pada kasus tersebut.

3. Mendesak Komisi Pemelihan Umum (KPU) RI untuk menghentikan seluruh proses pemungutan suara di seluruh Malaysia.

4. Mendesak KPU untuk mengevaluasi Petugas Pemungutan Luar Negeri Malaysia atas kejadian tersebut.

5. Meminta KPU untuk bertanggungjawab atas insiden tersebut.

6. Mendesak KPU untuk mengevaluasi dan Memperketat kembali seluruh TPSLN, baik yang sudah melaksanakan maupun yang akan melaksanakan.

7. Meminta kepada Bawaslu mengevaluasi dan mengusut tuntas dan menindak tegas pihak- pihak yang bertanggungjawab.

8. Meminta kepada masyarakat Indonesia agar tetap tenang, kondusif, dan tidak terprovokasi serta menjaga stabilitas menjelang hari pemungutan.


Komentar Anda?