Pernyataan Razman Soal Harta Gono-gini Tidaklah Benar

0
291

INAPOS, CIREBON,- Perseteruan Ifan Efenndy (IE) dan Fifi Sopiah (FS) belum menemui titik akhir, bahkan terlihat semakin panas. Kepada media, pengacara Ifan Efenndy DR. H. Razman Arif Nasution, SH.S.Ag. MA (PHd) beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa FS meminta hak gono-gini.

Pernyataan Razman itu pun dibantah FS melalui pengacaranya Yudia Alamsyah bahwa pernikahan IE dan FS semakin terkuak kebenarannya.

“Bahwa statmen yang dilontarkan pihak Emmylia atau Ifan Effendy terkait pernikahan sudah mulai terkuak kebenarannya. Dimana pernikahan IE dan FS sudah sah secara hukum dengan adanya putusan sela di PA. Sumber. Jadi apa lagi yang harus dibantah oleh pihak IE,” jawab Yudia kepada Inapos, Senin (26/10/2020) saat diminta tanggapan pernyataan Razman.

Menurut Yudia, bantahan-bantahan pihak IE terhadap pernikahan IE dengan FS hanyalah omong kosong. “Pernyataan mereka hanyalah alibi yang ingin menghilangkan status pernikahan IE dengan FS. Terkait aset-aset yang ada, silahkan saja pihak manapun boleh saja mengklaim miliknya termasuk Emmylia dan tidak ada yang melarang. Biar nanti proses hukum yang akan menentukannya,” papar Yudia pula.

Pihak FS merasa yakin aset-aset yang ada merupakan milik FS yang merupakan bagian dari harta bersama.

“Proses pembelian dan pengurusan aset tersebut, klien kami yang mengurusnya, masyarakat sekitar juga semua tahu. Sedangkan Emmylia itu siapa, Saya yakin ini merupakan sosok yang cuma memainkan peran, bukan pihak terkait dalam permasalahan IE dan FS,” jelasnya.

Yudia menekankan pula, pada acara sidang Rabu minggu lalu tidak ada pembahasan masalah harta gono-gini dan pernyataan Razman dalam sidang tersebut soal harta adalah Hoax.

“Karena didalam acara sidang mediasi tersebut yang dibahas apakah bisa didamaikan atau tidak dalam perkara perceraian yang diajukan FS. Tapi statment Razman mengatakan masalah harta, toh yang diajukan gugatan sekarang itu gugatan perceraian, ya mediasinya masalah perceraian. Bukan gugatan harta gono-gini. Ini yang kami anggap ngaco, statmant Razman selalu diplintir. Razman tidak mengeluarkan statment apa yang terjadi dalam persidangan. Permohonannya sebagai kuasa hukum Tergugat terkait meminta persidangan dihentikan dengan dasar adanya Laporan polisi dan adanya Gugatan di PTUN ditolak Majelis Hakim karena tidak mendasar,” tutup Yudia. (Cep’s)