Peringati HPSN, Lanal Palembang Sisir Sampah Di Sungai Musi

0
348

PALEMBANG, INAPOS- Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Palembang Sumatera Selatan dilakukan dengan aksi peduli sampah yang digagas oleh Prajurit TNI Angkatan Laut Lanal Palembang dengan melibatkan ratusan warga sekitar sungai.

Sebanyak 100 Prajurit Lanal Palembang dan 200 Personel Gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Pemerintah Daerah, Ormas, Pelajar dan warga bergotong royong membersihkan sampah di kawasan Kelurahan 1 Ilir hingga 3 Ilir Palembang yang difokuskan pada kawasan Perairan Sungai Musi.

Palaksa Lanal Palembang Letkol Mar Amrul Ardiansyah mengungkapkan bahwa Lanal Palembang bersama jajarannya di 19 pos yang tersebar dari Mesuji hingga Jambi secara serentak melakukan aksi pembersihan sampah. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengefektifkan upaya pembersihan sungai dengan membersihkan sampah dari hulu sungai.

“Asal muasal sampah itu dari hulu, makanya kami gerakkan mulai dari Mesuji hingga Jambi dengan harapan lingkungan warga disepanjang sungai menjadi bersih,” ujar Palaksa Lanal Palembang usai memimpin Upacara Peringatan HPSN di Pos I Ilir Palembang, Jumat (22/2).

Pembersihan sampah dilakukan di Sungai Musi hingga ke sejumlah anak sungai yang dekat dengan pemukiman warga. Sedikitnya ada 3 (tiga) perahu karet TNI AL disiapkan untuk kegiatan tersebut. Tidak butuh waktu lama, puluhan karung sampah berhasil dikumpulkan.

“Sebagian besar yang dikumpulkan merupakan sampah dari plastik dan kayu. Kami perkirakan skitar 70 persen sampah merupakan sampah yang berasal dari rumah tangga,” ujar Letkol Amrul.

Aksi peduli sampah TNI AL bersama warga akan dilakukan selama satu minggu penuh. Agar aksi ini dapat berdampak efektif, warga pun dihimbau untuk meningkatkan kesadarannya memelihara lingkungan sekitar pinggiran sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama ke sungai.

“Sampah ini bisa menjadi kawan dan bisa menjadi lawan. Sampah plastik akan menjadi lawan bila dibuang ke sungai karena tidak bisa terurai dan akan merusak ekosistem. Tapi sampah juga bisa menjadi kawan saat sampah plastik diolah menjadi kerajinan daur ulang atau sampah organik dijadikan pupuk,” pungkasnya.(pen)