Peringati Hari Pahlawan, Dikarpus Jateng Gelar Pameran Arsip Virtual

0
128

SEMARANG.- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dikarpus) Provinsi Jawa Tengah menggelar pameran virtual. Puluhan arsip statis tekstual, film hingga kartografi akan dipamerkan melalui https://arpusda.jatengprov.go.id, mulai 10-30 November 2020.

Kepala Dikarpus Jateng Prijo Anggoro mengatakan pameran bertema “Arsip Perjuangan Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan di Jawa Tengah”, digelar untuk memperingati Hari Pahlawan. Tujuannya, memasyarakatkan arsip sebagai sumber informasi dan rekam jejak sejarah bangsa.

“Pameran kearsipan virtual selain menyikapi kondisi masa pandemi Covid-19, juga menjawab kebutuhan para milenial yang lebih tertarik menikmati informasi dalam bentuk digital,” ujar Prijo, Selasa (10/11/20).

Pada pameran virtual ini, arsip yang dipaparkan adalah seputar kesejarahan nasional, ataupun kabupaten atau kota di Jateng. Acara tersebut diikuti 31 kabupaten dan kota di provinsi ini. Untuk dapat menikmati pameran tersebut pengunjung bisa mengakses situs Dikarpus https://arpusda.jatengprov.go.id. Dari situs tersebut, pengunjung bisa berkunjung ke stand-stand dinas arsip dan perpustakaan di daerah-daerah.

Adapun, peserta pameran arsip virtual itu di antaranya Kabupaten Purworejo, Rembang, Cilacap, Kebumen, Boyolali, Klaten, Purbalingga, Magelang, Brebes, Demak, Pati, Jepara, Temanggung, Wonogiri, Blora, Kendal, Karanganyar, Semarang, Banyumas, Grobogan,  Banjarnegara, Wonosobo, Sragen, Pemalang, Batang, Pekalongan, dan Kota Magelang, Semarang, Salatiga, Surakarta dan Pekalongan.

Stan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah menampilkan sosok pahlawan pejuang emansipasi wanita RA Kartini, Jendral Gatot Subroto yang pernah menjabat Wakasad, Pangsar Jendral Soedirman, Jendral A Yani, Brigjend Slamet Riyadi, dan film dokumenter.

“Ke depan Pameran Kearsipan Virtual diharapkan bisa lebih menampilkan konten-konten baru tentang arsip sebagai sumber informasi yang menambah ilmu pengetahuan bagi para pelajar untuk lebih mengenal sejarah bangsa,” pungkas Prijo. (RS/Diskominfo Jateng)