Penasehat Permata Padi Minta Semua Relawan, Tetap Jalankan Tugas

0
273

Inapos, Jakarta.- Capres Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk ‘Indonesia Menang’. Visi-misi dan lima fokus program dipaparkannya dalam pidato tersebut.

Pidato kebangsaan Prabowo digelar di JCC Plenary Hall, Jakarta, Senin (14/01/19) malam. Cawapres Sandiaga Uno membuka pidato itu dengan menyampaikan sambutan singkat. 

“Di hari yang bersejarah ini, mari kita simak visi-misi ‘Indonesia Menang’ dari Presiden Indonesia 2019-2024 Insyaallah,” ujar Sandiaga saat memanggil Prabowo.

Ia menegaskan Indonesia tak boleh menjadi bangsa yang kalah dengan meminta-minta dan menumpuk utang terus. Oleh karena itu, demi mewujudkan Indonesia menang maka pihaknya akan menjalankan strategi khusus.

“Untuk capai itu semua kami ada lima fokus nasional, lima fokus solusi pemecahan nasional,” tutur Prabowo.

Fokus pertama adalah mewujudkan ekonomi yang mengutamakan rakyat, ekonomi yang adil, ekonomi yang memakmurkan semua orang Indonesia, dan ekonomi yang melestarikan lingkungan Indonesia.

“Kita yakin dapat tingkatkan daya beli rakyat daya beli masyarakat, kita harus hentikan mengalirnya uang ke luar negeri. Kita harus kerja supaya uang mengalir di Republik Indonesia,” ujar Prabowo.

“Kalau rakyat punya uang, ekonomi akan berputar, warung tegal semarak, semua akan nikmati roda ekonomi yang dinamis sekali lagi. Ekonomi harus untuk seluruh rakyat Indonesia, bukan segelintir orang Indonesia,” ujar dia.

Selanjutnya, fokus kedua, Prabowo menyatakan ingin meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Di antaranya, Prabowo menyinggung perbaikan gaji guru termasuk hak para honorer, pemberian beasiswa serta apresiasi bagi siswa, santri, serta atlet. Ia pun menyebutkan soal difabel, serta tata kelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Kami juga harus perkuat program KB agar Indonesia terhindar dari ancaman ledakan penduduk. Kami akan berjuang sediakan susu gratis untuk anak-anak Indonesia,” kata Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

Selanjutnya, fokus ketiga adalah memastikan keadilan hukum dan menjalankan demokrasi yang berkualitas. Ia menyatakan akan menjamin semua hak yang dijamin dalam UUD termasuk kemerdekaan berserikat dan mengeluarkan pendapat, serta kebebasan pers.

“Kami akan pastikan semua pemuka agama dari semua agama terutama ulama kita dihormati dan bebas dari ancaman persekusi dan kriminalisasi,” janji Prabowo.

Fokus keempat Prabowo adalah menjadikan Indonesia rumah yang aman bagi semua rakyatnya. Fokus kelima, kata Prabowo adalah penguatan karakter dan kepribadian bangsa.

“Kami ingin tanamkan dan jalankan sikap dan filosofi terbaik sikap pendekar yang tidak kenal menyerah. Sikap yang selalu tepat ucapan dan tidak akan ingkar janji,” ujar Prabowo.

Saat menyampaikan pidato kebangsaannya tersebut, Prabowo didampingi Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno di podium.

Adapun sejumlah tokoh yang hadir diantaranya Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman, Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri, tokoh reformasi Amien Rais dan tokoh lainnya. 

Yang tak kalah disambut secara meriah oleh hadirin adalah politisi Partai Berkarya yang juga mantan istri Prabowo, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Selain itu, ada juga Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno yang turut mendampingi Prabowo.

Menanggapi pidato politik Prabowo, Daud TR Karet selaku penasehat relawan Permata Padi seusai acara selesai mengatakan, dalam visi dan misi pidato politik yang disampaikan oleh pak Prabowo Subianto bagaimana Indonesia kedepan lebih bagus. Apabila rakyat Indonesia sejahtera secara menyeluruh, memberikan kepercayaan kepada Prabowo dan Sandi untuk memimpin di 2019-2024.

Foto : Daud TR Karet penasehat Permata Padi usai menghadiri Pidato Kebangsaan Prabowo Subianto di JCC.

“Ribuan relawan yang hadir sangat terlihat tanpa direkayasa, mereka datang dengan biayanya sendiri dan terbukti antusiasme masyarakat hadir untuk menyaksikan langsung,” pungkasnya.

Ia juga menghimbau kepada relawan agar tidak memberikan informasi hoax, fitnah, ujaran kebencian dan sara. Perlu diketahui masyarakat sekarang lebih cerdas, mereka bisa menilai mana yang baik mana yang buruk.

“Saya juga berharap untuk relawan agar tetap menjalankan tugas, visi dan misi sesuai yang diarahkan ketua relawan sampai ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) jalan sesuai koridor, jalan sesuai amanah, jalan sesuai ide dan hati yang bersih, tidak boleh saling menjelekkan dan menjatuhkan,” harapnya. (Elwan)