Penambang Emas Ilegal Ditangkap, Pemilik Alat Berat Masih Misterius

0
39

INAPOS, ACEH,- Aparat Kepolisian Aceh Barat, berhasil menangkap seorang pelaku penambang emas ilegal menggunakan alat berat berinisial IM (32), sementara sejumlah pelaku lain masih diburu aparat keamanan, termasuk pemilik alat berat.
Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda, S.I.K melalui Kabagops AKP Ikmal, mengatakan, saat dilakukan upaya penegakan hukum berupa penangkapan di lokasi penambangan terdapat pekerja lain, akan tetapi melarikan diri dari sergapan petugas

“Tertangkap satu orang, sementara ada lima orang lagi yang melarikan diri. Pemilik alat berat juga belum ditemukan dan akan segera dicari untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Barat, Rabu (16/9/2020).

Wilayah pedalaman di Aceh Barat memiliki aliran sungai yang hingga kini masih marak adanya penambangan emas secara manual mau pun menggunakan alat berat, akan tetapi setiap dilakukan operasi atau patroli para pelaku kejahatan lingkungan menghilang.

Namun pada operasi 11 September 2020, Polisi berhasil menangkap seorang pelaku, berikut dengan barang bukti berupa 1 unit alat berat exavator beko merek komatsu PC200 bewarna kuning, saat ini alat berat tersebut di amankan di Polsek Mereubo.

“Terkait keberadaan tambang emas ilegal di sana (red) itu memang ada, tetapi saat dilakukan patroli jarang ditemukan. Namun upaya penegakan hukum akan terus kita lakukan, terus kita awasi dan menangkap apabila ditemukan,” tegas Kabagops.

Dalam konferensi pers tersebut barang bukti disertakan seperti 1 kotak putih plastik berisikan emas yang bercampur pasir, 3 lembar karpet warna hijau yang digunakan dan satu buat alat indang emas terbuat dari kayu.

Pelaku yang sudah ditangkap disangkakan dengan pasal 158 UU.RI.No 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp100 miliar.(MJ)