INAPOS, KABUPATEN CIREBON, –. Jalan desa pamengkang kecamatan mundu kabupaten Cirebon, ada kegiatan penambalan jalan berlubang , masyarakat dan karang taruna insiatif untuk kerja bakti penambalan jalan desa supaya pengguna jalan nyaman.

Inapos konfirmasi tokoh masyarakat opan Susilo, saya sangat prihatin kepada pengguna jalan desa pamengkang yang banyak berlobang saya kuatir ada yang jatuh saat Melawati jalan ini:memang betul belum ada kejadian jatuh, kepleset. Saya sebagai tokoh masyarakat desa pamengkang insiatif untuk perbaiki atau penambalan, untuk pembiayaan fiur ini dari masyarakat dan karang taruna desa pamengkang , biyaya Alhamdulillah, ini murni dari masyarakat dan karang taruna. Pemerintah desa pamengkang kecamatan mundu kabupaten Cirebon sendiri tidak nyumbang sepeser pun kayak nya cuek aja, cuma saya prihatin aja desa gak ada anggaran.

Saat bersamaan ketua karang taruna Mustafid, membenarkan apa di katakan, selama ini saya sebagai ketua karang taruna tidak pernah di kasih tau tentang anggaran desa. Penggunaan anggaran desa untuk apa ? Karena selama ini karang taruna tidak pernah dilibatkan kegiatan proyek maupun program desa, jadi kaya pelengkap struktur desa aja. Ini masalah jalan desa kalau kita perbaikan dan penabalan saya menggandeng tokoh masyarakat dan pembina saya, juga beliau sampai turun kerja bakti, mana dari pemerintah desanya tidak peduli kami pemberitaun sudah. Desa anggaran aja nol.

Pembina, koptu yans.m.yuda mengatakan, saya sebagai pembina cuma bisa membantu masyarakat dan karang taruna selagi positif, apalagi untuk kepentingan masyarakat. Kalau masalah itu saya tidak bisa komentar, tapi alangkah baiknya pemerintah desa juga harus transparan dan terbuka terkait anggaran pemerintah. Karang taruna dari bagian struktur desa. Pungkasnya.

Desa pamengkang kecamatan mundu kabupaten Cirebon, harus transparan tentang anggaran yang di glontarkan pemerintah semua juga harus tau masyarakat , dan dari bagian-bagian struktur desa itu sendiri yang sudah ditentukan oleh undang-undang. (Andri gondrong)