Pemkot Cirebon dan Bengkulu Sepakat Hadirkan Kota Religi

0
275

KOTA CIREBON.- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon bersama dengan Pemda Bengkulu sepakat bekerjasama dan saling menguatkan. Keduanya menginginkan wilayahnya menjadi kota yang religius dan memberikan kebahagiaan bagi warganya.

Hal tersebut terungkap saat kunjungan kerja Pemda Kota Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE., di Kota Cirebon, Rabu, 24 April 2019. Kunjungan tersebut juga diterima langsung oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH. , di ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon.

“Harapan kita, pertemuan hari ini merupakan awal untuk kita bersama-sama membangun komunikasi dan kerjasama yang baik,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., saat memberikan sambutan selamat datang kepada rombongan.

Dengan komunikasi dan kerjasama yang baik Azis berharap masing-masing daerah nantinya bisa meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Bengkulu dan Kota Cirebon.

Dijelaskan Azis, Kota Cirebon adalah salah satu kota kecil di Jawa Barat dengan luas wilayah hanya 37 km2. “Namun kami menjadi kota niaga,” ungkap Azis.

Ini bisa dilihat dari jumlah penduduk yang di malam hari hanya 342 ribu namun di siang hari bisa mendekati 2 juta orang. Kondisi ini menurut Azis sungguh luar biasa, karena tetangga Kota Cirebon seperti Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan menjadikan kota Cirebon sebagai kota untuk berniaga. Selain itu, Kota Cirebon juga dikenal dengan budaya yang beragam.

Budaya ini yang menarik kunjungan wisatawan untuk datang ke Kota Cirebon. “Kita juga memiliki kuliner yang unik dan beragam,” ungkap Azis.

Karena itu, Azis berharap dengan kunjungan yang dilakukan hari ini, bisa dilanjutkan dengan kerja sama untuk memajukan pembangunan baik di Kota Cirebon maupun Kota Bengkulu.

“Mari berupaya, bersama-sama menjadikan kota kita kota yang bahagia untuk warganya,” ungkap Azis.

Sementara itu Wali Kota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE., mengungkapkan jika kunjungan kali ini nantinya akan disusul dengan Memorandum of Understanding (MoU) diantara kedua kota.

“Termasuk menghadirkan kota religi dan kota yang memberikan kebahagiaan bagi warganya, baik di Kota Cirebon maupun di Kota Bengkulu,” ungkap Hasan. Tanpa kebahagiaan warganya, Helmi beranggapan pembangunan yang dilakukan tidak akan ada artinya.

Ada pun kerja sama yang akan dilakukan diantaranya meliputi bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya. Setelah ada MoU, maka ada turunannya, yaitu sejumlah program yang dilakukan bersama diantara dua kota.

“Kita juga sepakat untuk saling muhibah, saling berkunjung antar kota. Sehingga mempercepat kedua kota ini menjadi kota religi dan kota yang bahagia untuk warganya,” ungkap Helmi. (Red)