Selasa, Juni 25, 2024
BerandaDaerahPemkab Diminta Hadir Dalam Persoalan Desa Kubangdeleg

Pemkab Diminta Hadir Dalam Persoalan Desa Kubangdeleg

KABUPATEN CIREBON,- Pemerintah kabupaten Cirebon diminta segera hadir untuk memperhatikan persoalan yang masih ada dan dialami banyak masyarakat desa kubangdeleg kec. Karangwareng kab. Cirebon . 

Menurut penuturan kepala Desa ( KUWU ) , Kubangdeleg Agus Dustam pada media ini senin ( 23/4) lalu di ruang kantornya . Pemerintah kabupaten cirebon harus cepat merespon persoalan yang sangat di perlukan masyarakat desa yang sedang ia pimpin .

Agus Dustam, Kepala Desa Kubangdeleg

Agus membeberkan persoalan penting yang selama ini menjadi bebannya . Pertama masalah prona sertifikasi , ada 700 program proyek nasional prona sertifikasi . Tanah masyarakat desanya yang pernah di janjikan turun pada 2017 lalu . Tetapi Pemkab cirebon menggagalkan dengan alasan ada pengurangan kuota prona .
Sampai dengan sekarang desa – desa lain dapat prona masyarakat desa kubangdeleg tidak mendapat kabar masalah prona yang dahulu pernah di janjikan turun sebanyak 700 bidang itu . Padahal menurut Agus presiden Joko Widodo sering mengatakan masalah sertifikasi prona sangat penting bagi masyarakat utama masyarakat kurang mampu .

Persoalan atau masalah lain tambah Agus disana sebagai langganan banjir yang terus menerus merendam banyak lingkungan masyarakat . Karna jalan kabupaten yang tidak diberi saluran air yang kebetulan melewati desa kubangdeleg . Ini antara lain yang menyebabkan musibah banjir yang menyengsarakan masyarakat desanya tidak segera surut karna jalan kabupaten tersebut kanan kirinya tidak ada saluran air .

Persoalan lain yang sangat mendesak menurut Agus juga adalah sebanyak 80 KK rumah tidak layak huni
( RUTILAHU ) didesanya yang kebanyakan terletak di dusun lima . Itu semua rumah warga yang kurang mampu karna semua bangunan memakai bilik bambu yang reot .

“ Ada malah satu rumah sudah roboh rata dengan tanah , tapi ketika di talangi desa , dananya sampai sekarang ganti talangan tersebut setelah di ajukan kepihak – pihak terkait , dana belum turun “ , kata Agus Dustam . Walaupun begitu Agus Dustam KUWU senior yang pernah pengalaman jadi KUWU di era presiden Soeharto tetap optimis .

Kedepan Pemkb Cirebon diharapkan agar proyek prona yang pernah di janjikan sebanyak 700 bidang sejak 2017 itu , bisa turun ke desanya .

Selanjutnya Pemkab Cirebon diharap segera membangun saluran air atau drainase kanan kiri jalan kabupaten yang kbetulan membelah desa kubang deleg sepanjang 1 km tersebut , termasuk harapan agar rutilahu sebanyak 80 KK miskin tersebut segera diperhatikan . Sehingga tidak ada lagi pengalaman rumah warga yang roboh karna kondisinya memang sudah mengkhawatirkan .

Walaupun persoalan banyak di hadapi desanya kuwu Agus tetap amanah . Seperti semangat tetap terus membangun dan peduli terhadap masyarakatnya yang kurang mampu.

Dijelaskan Agus , dengan gencarnya pemerintah menyalurkan banyak dana kedesanya semua jalan atau gang di desa kubangdeleg sebanyak 6 dusun kini semuanya sudah diaspal hotmik .

“ Alhamdulillah, saat kita berkeliling tadi sudah keliling desa melihat keadaannya, amanah membangun ini sudah kami laksanakan bersama secara musyawarah tuntas tidak ada masalah “, jelas Agus Dustam yang memang ramah dengan wartawan ini .

Tidak ketinggalan Agus juga hafal menyebut angka dari 6 dusun jalan yang sudah di hotmik itu jumlah nya mencapai 16.000 meter .
Oh ya kepedulian lain dalam membantu masyarakat desanya Agus Dusta juga selalu mambagi dalam bentuk uang maupun makanan kepada 150 kaum jompo dan 80 orang yatim bagi warganya . Dananya dari pribadi KUWU Agus sendiri yang diberikan kepada warganya setiap hari jum’at Kliwon .
Agus Dustam, beralasan dengan kepedulian yang menggunakan dana pribadi ini .

“ Para leluhur di Cirebon dahulu menurut sejarahnya juga selalu memperhatikan dan membantu kaum yang kurang beruntung dalam kehidupannya terutama kalau sudah menyangkut masalah ekonomi “. Ungkap Kepala Desa yang selalu berdandan Necis ini . ( Teguh )

RELATED ARTICLES
- Advertisment -    

Most Popular

Recent Comments