Pemkab Cirebon Bersama BAZNAS Salurkan Bantuan 2,7 Milyar untuk Masyarakat

0
67

KABUPATEN CIREBON.- Pemerintah Kabupaten Cirebon bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cirebon salurkan bantuan untuk masyarakat.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Bupati Cirebon, Jl. Siliwangi, Selasa (29/9/20).

Total bantuan yang diberikan berjumlah Rp 2.749.520.000. Bantuan tersebut dialokasikan untuk beasiswa santri, renovasi rutilahu, bantuan pengobatan, renovasi musala, bantuan lembaga dan bantuan untuk difabel.

Bupati Cirebon Imron menuturkan, bantuan yang dialokasikan dari dana yang terhimpun oleh Baznas, memang untuk mempermudah proses penyerahan bantuan. Karena menurut Imron, jika bantuan tersebut menggunakan anggaran pemerintah, prosesnya akan lebih lama.

“Sehingga, kami menggandeng BAZ, untuk bisa membantu masalah sosial dan keagamaan di Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

Imron menyebutkan, bahwa Pemkab Cirebon memang mangarahkan para Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk memberikan zakat profesinya melalui BAZ.

Dari seluruh ASN yang ada di Kabupaten Cirebon, saat ini sudah sekitar 85 persen yang menyalurkan zakat profesinya ke Baznas Kabupaten Cirebon. Imron mengaku akan mencoba menelusuri akar permasalahan, yang membuat masih ada ASN belum menyerahkan zakat profesi melalui Baznas.

“Nanti akan dicari dulu, masalahnya apa dan dinas apa, yang belum menyerahkan ke BAZ,” kata Imron.

Sementara itu, Kepala Baznas Kabupaten Cirebon, Budiman Mahfudz mengatakan, bahwa bentuan ini merupakan, bantuan triwulan ketiga di tahun 2020.

Ia juga menyebutkan, bahwa bantuan yang diberikan pada hari ini, merupakan bantuan yang terbesar dibanding triwulan yang pertama dan kedua lalu.

“Triwulan ketiga ini, total bantuannya paling besar. Nanti kita juga akan berikan bantuan di triwulan keempat di Bulan Desember,” kata Budiman.

Total bantuan yang diberikan Baznas Kabupaten Cirebon selama tahun 2020 ini, sudah mencapai sekitar Rp 7 milyar. Budiman menuturkan, bahwa proses pengajuan bantuan melalui Baznas tidaklah sulit.

Untuk bisa mendapatkan bantuan, pemohon bisa mengajukan rekomendasi melalui kuwu setempat dan nanti akan dilakukan survey langsung oleh pihak Baznas.

“Jika memang layak, nanti kita berikan bantuan,” ujar Budiman. (Kris)