Pemilik Akun D’Box BirdFarm, Bisa Terkena UU ITE

0
754
Satori, Ketua KSM GMBI Pangenan

INAPOS, KABUPATEN CIREBON, – Postingan dugaan dipetieskannya kasus 10 tahun lalu, terus mendapat sorotan dan kini datang dari LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) KSM Pangenan yang ketuanya juga sebagai Koordinator GMBI Wilayah Cirebon bagian timur.

“Kepolisian khusunya Polsek Mundu harus mengungkap secara terang, apa dan maksud tujuan pemilik akun tersebut menyampaikan bahwa ada dugaan kasus yang dipetieskan pada 10 tahun lalu,” jawab Satori selaku ketua GMBI KSM Pangenan yang juga Koordinator GMBI Wilayah Cirebon Timur kepada Inapos melalui sambungan telepon pada Senin (07/09/2019) kemarin, ketika ditanyakan apa tanggapannya terkait persoalan tersebut.

Ia menambahkan pula bahwa dirinya memang belum mengetahui jelas persoalan yang ada, Ia hanya mengikuti pemberitaan yang ada dan saat mengecek postingan di facebook pada akun D’Box BirdFarm sudah tidak ditemukan lagi postingan tersebut.

Namun menurutnya, jika menganalisa dari pemberitaan dan mengacu dari pernyataan pihak Polsek Mundu bahwa kasus tersebut sudah ditangani secara prosedur, maka akan timbul kasus baru.

“Berarti postingan itu bisa masuk kategori menyebarkan berita bohong. Mengapa.?, karena kan pernyataan polisi bahwa kasus tersebut penanganannya sudah sesuai prosedur dan tidak ada istilah dipetieskan, walau seharusnya ada SP3 dan jika pernyataan polisi begitu SP3 itu ada. Maka, si pemilik akun sudah memancing orang berasumsi bahwa ada sesuatu dengan kasus 10 tahun lalu, ini bisa jadi preseden buruk bagi kepolisian. Oleh sebab itu, kami meminta, Polsek Mundu harus tegas untuk menerapkan UU ITE jika diduga terbukti,” paparnya.

Diakhir pembicaraan, Satori akan membahas ini dengan pihak terkait dan bila perlu akan melaporkan pemilik akun dengan menyebarkan berita bohong.

“Jika diperlukan, kita akan laporkan. Kita dukung kinerja Kepolisian,” tutup Satori.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, si pemilik akun D’Box BirdFarm yang diketahui bernama Msk alias Mmh pada Senin(07/092019) kemarin telah diperiksa penyidik Polsek Mundu.

Hasil penelusuran redaksi terkait alamatnya pun, Mmh bertempat tinggal di Blok Cantilan, Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Namun ketika pemilik akun di konfirmasi tanggapannya terkait pemberitaan agar terjadi kesimbangan informasi, Mmh tidak mau memberikan jawaban saat ditanyakan melakui akun Whatsappnya bahkan akun redaksi Inapos pun di blokir.

Kapolsek Mundu Akp Iwan Gunawan pun saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban. (Cep’s).