INAPOS, CIREBON,- Pangeran Abu Kaya Kusumah atau dikenal juga Pangeran Surya Negara tokoh Cirebon dari Keraton Kasepuhan merupakan tokoh ulama yang mengobarkan api perlawanan terhadap Belanda saat jaman penjajahan dulu.

Namun namanya seperti hilang dari nama-nama tokoh pejuang dari wilayah ujung Jawa Barat bagian utara ini.

Atas dasar ini lah, keluarga besar Mertasinga yang merupakan wewengkon atau daerah tertua di Cirebon dan tepatnya diwilayah Keratuan Singhapura, merasa berkewajiban mendorong agar leuluhurnya yaitu Pangeran Surya Negara (PSN) diangkat menjadi pahlawan nasional.

Keluarga Besar Mertasinga (duduk kiri-Raden Udin Kaenudin)

Kepada Inapos, Kamis (12/11/2020) Raden Udin Kaenudin yang merupakan keturunan ke – 9 dari PSN menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon memberikan perhatian lebih kepada PSN.

“Kami sebagai anak dan cucu beliau merasa prihatin bahwa PSN seperti hilang dalam daftar pahlawan ďan pejuang melawan penjajah di wilayah Cirebon ini. Padahal beliaulah yang memulai perlawanan terhadap Belanda dan dikenal dengan perang kedondong serta wilayah perangnya di Mertasinga ini,” jelas Udin melalui saluran telepon Whatsappnya.

Dirinya berharap, Pemda dan Pemkot Cirebon mau mengagendakan serta memfasilitasi beberapa pihak untuk mengajukan PSN menjadi Pahlawan Nasional. “Kami mengharapkan agar pemerintahan di dua wilayah ini memfasilitasi semacam seminar dan kajian terhadap leluhur kami tersebut,” tandasnya.

Disinggung terkait persoalan yang terjadi di Keraton Kasepuhan, dirinya menyampaikan bahwa keluarga besar Mertasingalah yang berhak menentukan nasab atau zuriah waris keturunan Kesultanan Cirebon.” Mertasinga merupakan Wewengkon tertua Keratuan Singhapura dan pendiri atau cikal bakal dari pendiri Cirebon dan cikal bakal lahirnya kasultanan-kasultanan yang ada di Cirebon. Kemudian keluarga atau kerabat famili yang ada di Mertasinga ada pula trah Pangeran Cakrabuana dan sebagian besar Keturunan Sultan Amirsena yang merupakan Sultan Kesepuan ke IV dan Trah Pangeran Abukayat Suryakusuma bin Sultan Amirsena. Oleh karena itu Keratuan Singhapura Mertasinga berhak atas waris turun temurun terhadap adat istiadat dan zuriah atau nasab kasultanan Cirebon,” tutur Raden Udin.

Dengan hak waris tersebut, menurut Udin keliarga Mertasinga berhak membuat status keturunan sendiri, mengadakan Grebeg Suro sendiri, Mengadakan adat istiadat sendiri seperti peringatan Maulid Nabi dan Suroan juga kegiatan lainya sesuai dengan adat istiadat yang ada. (Cep’s)