Pembangunan Halte “Si Tayo” Butuh 12 Miliar

0
324

SUKABUMI.- Pembangunan halte merupakan salah satu penunjang berjalannya program Bus Rapid Transit (BRT) yang akan digulirkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi. Rencananya, pembangunan halte tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi Abdul Rachman, menurutnya, perencanaan pembangunan halte disepanjang Jalur Lingkar Selatan (Lingsel) tersebut sudah disampaikan terhadap Kementrian Perhubungan (Kemenhub).

“Alhamdulilah kita sudah sampaikan terkait dengan perencanaan pembangunan tersebut, dan saat ini tengah dilakukan kajian oleh pihak kementrian,” katanya.

Sesuai dengan kebutuhan pembangunan beberapa halte di sepanjang jalur lingsel tersebut, diperkirakan membutuhkan biaya sebesar 12 Miliar Rupiah.

“Kita akan bangun sebanyak 12 halte dan setelah kami hitung kebutuhannya mencapai belasan miliar dan hal ini sudah kami sampaikan terhadap kementrian,” ujar Abdul Rachman saat dihubungi via selulernya Senin (11/2/19).

Ia berharap, Kementrian Perhubungan dapat merealisasikan usulan Dishub Kota Sukabumi tersebut agar program BRT ini dapat berjalan dengan optimal sesuai dengan cita-cita bersama yakni memajukan transportasi darat di Kota Sukabumi semakin baik.

“Kami berharap di tahun 2020 mendatang, halte tersebut bisa segera dibangun, sehingga program BRT tersebut berjalan optimal,” harapnya.

Meski demikian, Si Tayo (Nama populer program BRT) tersebut tetap akan diluncurkan atau dioperasionalkan pada awal April mendatang sesuai dengan perencanaan Pemda Kota Sukabumi.

“Meskipun fasilitas penunjang Si Tayo belum memadai, akan tetapi Si Tayo tetap akan di operasionalkan mulai tanggal 1 April 2019,” pungkasnya. (Eko Arief)