Pembangunan DAK Diminta Gunakan Sistem Padat Karya Tunai

0
102
JAKARTA.– Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Taufik Madjid meminta pembangunan melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) menggunakan sistem Padat Karya Tunai.
Hal tersebut dikatakan saat memberikan arahan pada Forum Sinkronisasi dan Harmonisasi Usulan DAK Fisik Transportasi Perdesaan secara virtual di Jakarta, Senin (7/9/20).
“Di tengah pandemi Covid-19 ini harapannya DAK fisik mampu menyerap tenaga kerja dengan model padat karya tunai,” ujarnya.

Menurutnya, pelibatan tenaga kerja dalam DAK tersebut juga harus mengutamakan masyarakat sekitar yang terdampak ekonomi akibat covid-19, masyarakat menganggur dan setengah menganggur, serta masyarakat marginal lainnya.

“Tenaga kerjanya juga tenaga lokal, supaya punya daya ungkit bagi ekonomi di daerah,” ujarnya.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa program-program yang disusun oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dapat selaras dengan visi misi program pemerintah secara nasional. Salah satu program prioritas tersebut menurutnya, berkaitan dengan pemulihan ekonomi.
Meski demikian, ia juga meminta pemerintah daerah untuk tetap memperhatikan aspek kesehatan masyarakat.
“Penegakan protokol kesehatan sangat penting dilakukan. Namun di sisi lain ekonomi masyarakat juga harus tetap kuat dan bergeliat,” tandasnya. (Red)