Pelayanan Rapid Test Antigen di Stasiun Cirebon Diperpanjang

0
31

KOTA CIREBON.- Guna meningkatkan pelayanan kepada para penumpang dalam memenuhi persyaratan Surat Bebas Covid-19. Pelayanan Rapid Test Antigen di Stasiun Cirebon Kejaksan diperpanjang jam operasionalnya dari sebelumnya mulai jam 08:00 s/d 17:00 WIB, menjadi jam 08:00 s/d 21:00 WIB.

Hal tersebut disampaikan Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Suprapto, Kamis (10/6/21).

“Mulai awal Juni 2021 ini, di Stasiun Stasiun Cirebon Kejaksan, layanan Test Rapid Antigen dengan tarif Rp 85.000, jam operasionalnya diperpanjang hingga jam 21:00 WIB. Diharapkan dengan semakin panjang jam operasional layanan ini, bisa semakin memudahkan bagi para penumpang dalam mendapatkan surat bebas Covid-19,” Jelas Suprapto.

Suprapto mengatakan, bahwa hasil pemeriksaan surat bebas Covid-19 di 5 stasiun tersebut dapat dipakai untuk keberangkatan di seluruh stasiun yang melayani perjalanan KA Jarak Jauh.

Untuk masa berlaku hasil negatif Test Rapid Antigen dan RT PCR, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA, dengan tarif Rp 85.000. Sementara masa berlaku hasil negatif Test GeNose C19, maksimal 1 x 24 jam dari pengambilan sampel, dengan tarif Rp 30.000.

Tercatat dalam kurun waktu 2 bulan terakhir ini (1 Mei 2021 s/d 9 Juni 2021), di 5 layanan stasiun wilayah Daop 3 Cirebon yang telah terdapat layanan Tes GeNose ataupun Rapid Test Antigen, jumlah penumpang KA yang telah mengunakan layanan Tes GeNose mencapai 33.540 orang, sementara yang menggunakan layanan Rapid Test Antigen berjumlah 3.957 orang.

Untuk dapat melakukan pemeriksaan Test GeNose C19 di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas, serta tidak boleh merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum melaksanakan tes.

Sementara untuk Rapid Test Antigen, penumpang hanya cukup menunjukan tiket atau kode booking tiket saja.

Sebagai salah satu persyaratan protokol kesehatan dalam menggunakan KA Jarak Jauh, pelanggan KA diharuskan menunjukkan surat keterangan negatif dari Tes GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR. Bagi pelaku perjalanan dengan usia di bawah 5 tahun, tidak diwajibkan untuk tes RT PCR/ Rapid Antigen ataupun GeNose sebagai syarat perjalanan KA Jarak Jauh.

“Layanan pemeriksaan GeNose C19 maupun Rapid Test Antigen di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon dilakukan dalam rangka screening Covid-19. Sehingga hal ini menjadikan moda transportasi kereta api, primadona pilihan para penumpang dalam bertransportasi dengan protokol kesehatan yang ketat. Tingginya animo masyarakat dalam mendapatkan Surat Keterangan Bebas Covid-19 ini bisa terlihat dari semakin meningkatnya jumlah peserta yang memeriksa diri. Guna mengantisipasi peningkatan tersebut, maka dilakukan perpanjangan jam operasional layanan Rapid Test Antigen di Stasiun Cirebon Kejaksan,” tutup Suprapto.

Total di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon terdapat 5 stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan surat bebas Covid-19, diantaranya sebagai berikut :

1️⃣. Stasiun Cirebon
– Test GeNose : 08:00 s/d 17:00 WIB
– Rapid Test Antigen : 08:00 s/d 21:00 WIB
(Data kunjungan pada periode 1 Mei s/d 9 Juni 2021 diantaranya 11.628 orang menggunakan Test GeNose dan 1.904 orang menggunakan Rapid Test Antigen).

2️⃣. Stasiun Cirebon Prujakan
– Test GeNose : 08:00 s/d 17:30 WIB.
– Rapid Test Antigen : 08:00 s/d 17:00 WIB.
(Data kunjungan dari periode 1 Mei s/d 9 Juni 2021 diantaranya 11.691 orang menggunakan Test GeNose dan 1.098 orang menggunakan Rapid Test Antigen).

3️⃣. Stasiun Jatibarang
– Test GeNose : 09:00 s/d 18:00 WIB.
– Rapid Test Antigen : 09:00 s/d 17:00 WIB.
(Data kunjungan dari periode tanggal 1 Mei s/d 9 Juni 2021 diantaranya : 5.871 orang menggunakan Test GeNose dan 955 orang menggunakan Rapid Test Antigen).

4️⃣. Stasiun Brebes
Test GeNose : 09:00 s/d 17:00 WIB.
(Data kunjungan dari tanggal 20 Mei s/d 9 Juni 2021 sebanyak 2.511 orang menggunakan Test GeNose).

5️⃣. Stasiun Haurgeulis
Test GeNose : 08:00 s/d 17:00 WIB
(Data kunjungan dari tanggal 20 Mei s/d 9 Juni 2021 sebanyak 1.839 orang menggunakan Test GeNose).

(Kris)