PAUD se-Kabupaten Karawang, Terapkan Kurikulum Tematik Pengelolaan Sampah Gagasan Pertamina EP

0
331

KARAWANG, inapos.com – Memberikan nilai tambah terhadap masyarakat lingkungan merupakan komitmen yang senantiasa dijalankan di PT Pertamina EP. Melalui PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field (PEP Subang), inisiasi dan inovasi penyusunan kurikulum tematik pengelolaan sampah untuk siswa PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) membuahkan hasil, hingga kini siap untuk diterapkan dan dijadikan bahan ajar di seluruh Karawang.

”Alhamdulillah, tematik ini dapat digunakan oleh seluruh PAUD, TK dan institusi pendidikan anak usia dini lainnya di Kabupaten Karawang,” ungkap Dadan Sugardan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga dalam gelar acara Sosialisasi Contoh Baik Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Penerapan Kurikulum Tematik Pengelolaan Sampah di Satuan PAUD, Selasa (08/09).

Permasalahan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah merupakan salah satu tugas dan tantangan besar yang dihadapi di seluruh wilayah Indonesia.

Berangkat dari kesadaran inilah, PEP Subang secara khusus mengembangkan program CSR (Corporate Social Responsibility) yang menitikberatkan pada PAUD. Bersama Yayasan Assolahiyah,  PEP Subang bekerja sama dalam pengembangan PAUD Alam Al-Firdaus pada tahun 2017, di Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Guna memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, PEP Subang bersama dengan PAUD Alam Al-Firdaus, Southeast Asian Ministers of Education, regional Centre For Early Childhood Care Education and Parenting (SEAMEO CECCEP) serta Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan penyusunan kurikulum tematik pengelolaan sampah untuk siswa PAUD.

Direktur SEAMEO CECCEP, Dr. Dwi Priyono, M.Ed menyampaikan bahwa kurikulum tematik pengelolaan sampah untuk PAUD ini memiliki standar internasional. ”Kami menilai contoh baik ini tidak hanya layak di lingkup Indonesia, melainkan hingga di Asia Tenggara,” pungkas Dwi.

SEAMEO CECCEP sendiri merupakan organisasi menteri-menteri pendidikan di Asia Tenggara yang memiliki misi untuk mengembangkan pendidikan, sains, dan kebudayaan.

Dalam gelar acara yang dihadiri oleh ratusan kepala sekolah dan pengajar dari PAUD dan TK di Kabupaten Karawang tersebut, Bupati Karawang melalui Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga juga turut menyampaikan pentingnya pendidikan lingkungan hingga kemudian kurikulum tematik pengelolaan sampah pun perlu diterapkan di PAUD.

“Dalam kerangka character building, pendidikan lingkungan penting ditumbuhkembangkan. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya ternyata lebih terkait kepada kecerdasan karakter,” ujar Dadan.(den)