Pasien Rumah Sakit Tetap Harus Gunakan Hak Pilih

0
203

KOTA SUKABUMI.- Guna mensukseskan penyelenggaraan Pemilu (Pemilihan Umum) 17 April 2019 mendatang, Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kota Sukabumi meminta KPU (Komisi Pemilihan Umum) untuk mempertimbangkan serta mengikut sertakan pasien, keluarga pasien dan karyawan rumah sakit untuk dapat menggunakan hak pilihnya.

 

Demikian dikatakan Ketua Bawaslu Kota Sukabumi, Ending Muhidin saat berdiskusi dengan inapos.com Jum’at (22/2/19) malam kemarin. Menurutnya, untuk dapat menggenjot partisipasi pemilih dan menekan angka golput, KPU diharapkan pro aktip dalam menyelenggarakan pemilu.

“Pasien, keluaga pasien dan karyawan rumah sakit juga memiliki hak untuk menyalurkan suaranya melalui pemilu sesuai Undang – Undang yang berlaku,” katanya.

Untuk itu, sebelum pemilu berlangsung, Bawaslu menyarankan agar KPU Kota Sukabumi melakukan kordinasi dengan pihak rumah sakit untuk dapat melakukan pendataan terlebih dahulu khususnya menginventarisir yang berdomisili di Kota Sukabumi.

“Jumlah rumah sakit di Kota Sukabumi kan banyak, agar dapat berpacu dengan waktu, harus dilakukan sejak awal oleh KPU,” ujarnya.

Meski di setiap rumah sakit selalu di sediakan TPS (Tempat Pemungutan Suara), akan tetapi Bawaslu mengingatkan agar dapat mengakomodir pasien, keluarga pasien, dan karyawan rumah sakit secara keseluruhan.

“Intinya adalah mereka yang berdomisili di Kota Sukabumi dan memiliki hak pilih harus diakomodir dengan baik terkecuali pasien yang sedang dalam kondisi repot,” pungkasnya. (Eko Arief)


Komentar Anda?