Pameran RNPK 2019 Tampilkan Pelaku Usaha

0
330

Mendikbud Muhadjir Effendy.(red)

JAKARTA, INAPOS– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menggelar Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2019 yang digelar pada 11 – 14 Februari.RNPK kali ini menampilkan para pelaku usaha.

“Jadi yang ikut pameran di sini adalah pelaku-pelaku usaha yang merupakan mitra dari bidang pendidikan, baik yang di pusat maupun yang ada di daerah yang sistem pembelanjaannya menggunakan e – catalog. Sehingga tingkat akurasi pembelanjaan bisa lebih dipertanggungjawabkan, terutama dalam aspek transparansi akuntabilitas,” kata Mendikbud Muhadjir Effendy di Pusdiklat Pegawai Kemendikbud, Sawangan, Depok, Senin (11/2/2018).

Menurut Muhadjir, Pameran RNPK 2029 banyak memberikan informasi kepada masyarakat umum tentang capaian kinerja Kemendikbud, maupun provinsi /kabupaten kota sebagai penerima sebagian wewenang dari bidang pendidikan dan kebudayaan sesuai UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Artinya kewenangannya berbagi antara pusat dan daerah. Itu upaya kita untuk melakukan sinkronisasi harmonisasi antara Kemendikbud dengan Pemda, yang dijembatani oleh Kemendagri,” ujar Muhadjir.

RNPK 2019 mengangkat isu-isu strategis, seperti penataan dan pengangkatan guru; revitalisasi pendidikan vokasi, serta penguatan sistem perbukuan dan penguatan literasi.

Untuk membahas isu pengangkatan dan pemerataan distribusi guru, yang dihadiri pejabat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung dan pejabat dari Kemendagri untuk menyampaikan materi terkait, bagaimana membangun hubungan pusat dan daerah dalam hal pendidikan. Selain itu juga hadirĀ  dari Kemenkeu, KPK dan Bappenas, serta pembicara dari dunia industri.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, RNPK 2019 mengundang seluruh pemangku kepentingan pendidikan dan kebudayaan.

“Tujuan RNPK tak lain adalah memperkuat sinergi dan memberi kontribusi positif terhadap penguatan pendidikan dan pemajuan kebudayaan di Indonesia,”kata Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi.

Menurut Didik, dalam Pameran RNPK 2019 ini menampilkan capaian dari Kemendikbud sejak tahun 2015 – 2018.

“Kita coba mensinkronkan kebutuhan pendidikan pemda dengan dunia usaha. Di sini banyak pengusaha yang sudah kurasi. Itu berdasarkan e- Catalog . Insya Allah, hasilnya bagus,” ujar Didik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro UmumĀ  Kemendikbud, Mahendra mengatakan, RNPK 2019 dibuat sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.

“Untuk pameran misalnya, jika tahun lalu pameran dibuka untuk para peserta saja, maka tahun ini pengunjung pameran diharapkan bisa dari masyarakat umum juga. Oleh karena itu, panitia telah menyiapkan lahan yang lebih luas dan peserta pameran yang lebih banyak,” pungkasnya. (red)