Rabu, Juni 19, 2024

Nursalim : Ada Tiga Peran dan Fungsi Penting Mahasiswa

Date:

Share post:

Inapos, Jakarta.- Pembangunan Daerah merupakan suatu usaha yang sistematik dari berbagai pelaku, baik umum, pemerintah, swasta, mahasiswa maupun kelompok masyarakat lainnya pada tingkatan yang berbeda. Untuk menghadapi saling ketergantungan dan keterkaitan aspek fisik, sosial ekonomi dan aspek lingkungan lainnya, sehingga peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah dapat ditangkap secara berkelanjutan.

Hal tersebut, membuat para mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Sumatera Utara (Formasu) peduli akan kedaerahannya, dengan menggelar talkshow bertema ‘Pembangunan Sumatera Utara, Sekaligus Pelantikan Pengurus Formasu Jakarta dan Sekitarnya’.

Talkshow dan Pelantikan yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Minggu (12/11/17), dihadiri ratusan mahasiswa Formasu.

Dalam sambutan Badan Penghubung Sumatera Utara (Sumut) yang mewakili Gubernur, Drs. Nursalim Affan, MSi dalam acara pelantikan Formasu Jakarta dan sekitarnya juga talkshow Mengatakan, “dalam upaya meningkatkan daya saing Provinsi Sumatera tersebut, tidak terlepas dari peran dan kontribusi lembaga pendidikan, tidak sedikit telah dilahirkan Sumber Daya Manusia (SDM), Aparatur Pemerintah Provinsi Sumut, yang merupakan alumni berbagai kampus/ perguruan tinggi termasuk dari Jakarta dan sekitarnya,” kata Nursalim.

Secara garis besar, paling tidak ada 3 peran dan fungsi yang sangat penting bagi mahasiswa yaitu ; peran moral, peran sosial dan peran intelektual.

“Semoga mahasiswa asal Sumatera Utara menjadi orang yang berkualitas di Indonesia terutama Sumut. Dan semoga mahasiswa asal Sumut, menjadi orang yang mampu menjalankan nilai- nilai Nasionalisme dan Patriotisme dalam keanekaragaman menuju Sumut yang lebih maju dan sejahtera,” harapnya.

Ditempat yang sama perwakilan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda-Sumut), Kabid Perencanaan SDM dan Budaya Drs, Ismael Sinaga Mengatakan, kita mengapresiasi perhatian pemerintahan pusat untuk mempercepat realitas pembangunan Sumut yang menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi dan bisnis.

Ia memaparkan, “adapun kawasan strategis Nasional di Sumut antara lain proyek Mebidangro, kawasan ekonomi khusus Pelabuhan Kuala Tanjung, Jalan tol Medan Binjai, jalan tol Medan-Tebing Tinggi dan kawasan wisata Danau Toba,” ungkapnya.

Ismael menambahkan, pembangunan proyek di Sumut dipastikan akan memberi kontribusi besar terhadap peningkatan daya saing dan laju percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah barat.

Dengan demikian, “Sumut ke depan akan semakin cepat tumbuh menjadi sebuah Provinsi yang berbeda dan meningkatkan pertumbuhan ekonominya lebih baik lagi,” pungkasnya.

Ismael juga berjanji, Formasu Jakarta akan kita rencanakan membuat Sekretariat Formasu Jakarta. Bagi mahasiswa yang ada di Jakarta, dengan syarat perlengkapan harus di persiapkan sebagai landasan hukum yang kuat, supaya kita bisa usahakan.

Ketua DPP Hanura, Drs Mulkan Nasution menerangkan, persoalan pembangunan dalam suatu daerah sangatlah penting untuk menunjang kemajuan di tingkat Nasional, baik dari pembangunan ekonomi, ataupun persoalan kemajuan suatu daerah terlebih dalam tingkat yang lebih luas. Yakni negara ukur melalui kemajuan ekonomi masyarakatnya, kata Mulkan Nasution.

Pembicara selanjutnya ialah Ketua Umum PP Himmah Aminullah Siagian ia menjelaskan, bahwa mahasiswa adalah bagian pemuda yang selalu ditunggu peranannya dalam pembangunan Sumut, mahasiswa adalah sekumpulan elemen unik yang ditempatkan dalam posisi idial dalam masyarakat.

“Mahasiswa memiliki kompetensi teoritis dan praktis, sehingga membawanya pada sebuah indentitas intelektual yang memiliki pengaruh dalam setiap perubahan sosial di bangsa ini,” ujar Aminullah.

Disela sambutan Dewan Perwakilan Organisasi (DPO) Ginanda Siregar, SH, mahasiswa harus berani, dan bertanggung jawab. Sehingga ini ditanamkan akan bisa maju terus organisasi yang kita cintai ini Formasu Jakarta.

“Tujuan Formasu Jakarta ini akan membentuk karakter mahasiswa asal Sumatera Utara yang berkuliah di Jakarta. Menjadi mahasiswa religius, nasionalis dan menjunjung tinggi pluralitas juga mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berorientasi kepada keadilan dan kesejahteraan yang berketuhanan yang Maha Esa,” tegas Ginanda.

adapun sifat orgnisasi ini, lanjutnya, Formasu Jakarta bersifat terbuka dan independen. statusnya ‌Formasu adalah sebuah organisasi tempat diskusi tentang kedaerahan yang asal dari Sumatera Utara yang berkuliah di Jakarta.

Adapun fungsinya, “Formasu Jakarta sebagai wadah diskusi dan silaturahmi mahasiswa asal Sumatera Utara, sedangkan perannya adalah Formasu Jakarta,  berperan sebagai organisasi perjuangan dalam mengontrol kebijakan pemerintah Sumatera Utara,” tutup Ginanda Siregar. (Elwan)

spot_img

Related articles

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Metro Jaya Gelar Olahraga Bersama Forkopimda

JAKARTA.- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, S.I.K. pimpin Upacara Pembukaan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024...

Pertamina RU VI Balongan Tebar 132 Hewan Kurban, Bantu Masyarakat Sekitar Merayakan Iduladha

BALONGAN.- Dalam rangka merayakan Idul Adha 1445 H, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan kembali...

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat

JAKARTA.- Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sindikat pengedar uang palsu dengan barang bukti senilai Rp 22 miliar di...

Rutan Cirebon Rayakan Iduladha 1445 H dengan Berbagai Kegiatan dan Pembagian Daging Kurban

KOTA CIREBON.- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cirebon melaksanakan perayaan Idul Adha 1445 H pada 10 Zulhijah...