Biografi Tentang Lafran Pane Resmi Diluncurkan

0
130

Jakarta.- Penerbit Gramedia Pustaka Utama resmi merilis buku terbaru karya Ahmad Fuadi. Novel biografi 380 halaman yang diberi judul ‘Merdeka Sejak Hati’ ini diinspirasi kehidupan Lafran Pane, seorang pejuang kemerdekaan, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada tahun 1947.

“Semoga tulisan yang inspiratif ini membawa manfaat sebaik-baiknya bagi bangsa kita,” ujar Suwandi di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu (28/7/2019).

Novel biografi ini terinspirasi dari kehidupan pendiri Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) yang juga pahlawan nasional, Lafran Pane.

Fuadi menyampaikan, karya terbarunya itu mencoba mengikuti lini masa kehidupan Lafran Pane yang asli. Kisah yang ditulis dalam novel itu didasarkan pada cerita orang-orang yang mengenal sosok Lafran Pane.

Fuadi berterima kasih kepada semua pihak, yang telah menceritakan sosok Lafran Pane. “Novel ini bisa hidup karena sumbangan cerita, ide, catatan, dan kenangan dari banyak orang yang pernah bersentuhan langsung atau tidak langsung dengan almarhum,” kata Fuadi.

Fuadi mengisahkan, dia adalah pribadi yang sederhana, tulus ikhlas, menampik jabatan dan selalu berusaha merdeka dari ikatan hutang jasa dan harta. Sejak belia dia sudah menunjukkan kematangan hati dalam memegang prinsip kemerdekaan, nasionalisme dan juga Islam.

Peluncuran novel ‘Merdeka Sejak Hati’ ini dihadiri sejumlah tokoh HMI. Salah satunya Ketua Dewan Penasihat Majelis Korps Alumni HMI (KAHMI) Akbar Tandjung.

Dalam kesempatan itu, Akbar menceritakan kembali kisah Lafran Pane yang menjadikan HMI sebagai organisasi mahasiswa yang independen.

Akbar bercerita, setelah mendirikan HMI, Lafran Pane diajak bergabung dengan partai politik Islam, Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). Namun, Lafran Pane menolak ajakan tersebut.

“Beliau menyatakan tidak ingin bergabung dengan organisasi politik. Beliau ingin menjadikan HMI sebagai organisasi mahasiswa yang independen, tidak berafiliasi dengan kekuatan politik, tidak berafiliasi dengan partai politik,” ucap Akbar. (Elwan)


Komentar Anda?