Novel : Bubarkan Ormas Pendukung Pembakaran Bendera Tauhid

0
345

JAKARTA,- Dibakarnya bendera yang bertuliskan kalimat Tauhid saat acara perayaan hari Santri Nusantara di Garut yang dilakukan diduga pelakunya adalah anggota salah ormas Islam, Novel Bamukmin ikut angkat bicara.

“Kami dari PA 212 meminta pemerintah khususnya Kementerian Dalam Negeri untuk segera membubarkan ormas intoleransi ini,” tulis Novel melalui pesan Whatsaapnya, Selasa (23/10/2018) kepada redaksi saat dimintai tanggapannya.

Ia meminta pula agar para Ulama, Masyarakat dan para tokoh bersatu padu mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Bubarkan ormas besar ini yang memang sepak terjangnya belakangan ini sangat meresahkan dan mengancam persatuan bangsa karna sudah bersinggungan dengan Empat Pilar kebangsaan, khususnya Pancasila yang unsur Ketuhanan Yang Maha Esa di nistakan. Ini kesalahan yang sangat fatal,” kecamnya.

Menurut Novel, kejadian tersebut merupakan provokasi dengan alasan itu bendera HTI.

“Itu jelas bendera Tauhid. Ini memperjelas bahwa bubarkan saja Ormas tersebut karena pernyataan mereka semakin meresahkan bukan malah bertanggungjawab,” ungkap Novel.

Pihaknya sangat mengutuk keras tindakan biadab tersebut dan meminta kepolisian mengusut tuntas dan pelaku ditindak tegas.

“Kita harus kita lawan pemberontak yang dilakukan OPM di papua , Komunis, LGBT, Aliran Sesat, Penistaan Agama dan Kriminalisasi Ulama serta kemungkaran lain yang mengancam keutuhan bangsa. Sekali harga mati bubarkan Ormas tersebut,” pinta Novel.

Novel pun menjelasakan bahwa bendera Tauhid tersebut adalah bagian dari sejarah Islam.

“Betul – betul Indonesia ini ditimpa musibah yang luar biasa dengan oknum Ormas yang diduga PKI itu telah menyakiti hati Umat Islam sedunia dengan membakar bendera tauhid Ar Roya. Itu adalah Panji Rasulullah SAW yang suci, selama ini kita jaga mulai dari lahir sampai kalimat terakhir dalam hidup Umat Islam. Dihari santri ini mereka telah hinakan sedemikian rupa sehingga kami Ummat Islam khususnya dari PA 212 sangat mengutuk perbuatan biadab itu dan segera umat islam lapor dan polisi usut tuntas mulai dari pelaku , panitia dan ketuanya telah mendukung pembakaran bendera tersebut dengan alasan itu bendera HTI padahal itu jelas Ar Roya,” tutupnya.

Kecaman ini pula disampaikan oleh Prof Muflih Hasbulah yang membuat Petisi Bubarkan Ormas pembakar Bendera Tauhid.

Editor : Cecep Supradin