Novel Bamukmin Bantah Soal Mau Masuk Surga

0
299

JAKARTA,-¬†Novel Bamukmin, Juru Bicara Pesaudaraan Alumni (PA) 212 hadir dalam Deklarasi¬†‘Perempuan Prabowo’ mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.¬†

Acara deklarasi itu digelar di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Jl HOS Cokroaminoto 93, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018).

Dalam acara tersebut, Novel menyampaikan doa untuk acara deklarasi tersebut. Namun apa yang disampaikan oleh Novel menjadi berbeda disampaikan oleh beberapa media.

“Seingat saya tidak begitu, apa yang saya ucapkan pinta sama Allah, pinta sama Rasulullah dan bersama prabowo sandi Insya Allah kita masuk sorga,” jawab Novel saat Inapos mencoba menanyakan betulkah Novel mengucapkan hal tersebut (sesuai judul disalah satu media Online-red).

Novel menambahkan pula, dirinya mengucapkan begiti untuk Prabowo – Sandi ada surga dunia.

“Karena kalau menang rakyat akan merdeka di negaranya sendiri tidak susah karna semua serba naik, rakyat tercekik , umat islam akan nyaman dalam beragama karena penista agama ditindak tegas. Para ulama bisa bebas mengayomi umat Islam tanpa takut dikriminalisasi, selama tidak mengajarkan aliran sesat dan paham paham menyimpang,” jelasnya.

Manusia bisa meminta arahan agar masuk surga kepada Ulama dan yang diminta memberikan arahan agar kita masuk sorga.

“Dengan taat dan tunduk kepada Allah dan Rasulnya untuk tidak menistakan agama dan tidak mengkriminalisasi ulama , tidak mendukung LGBT, Komunis , aliran sesat dan kemungkaran lainya. Maka apabila larangan Allah di jauhi dan perintah Allah dipatuhi sampai akhir hayatnya istiqomah maka akan masuk surga,” demikian Ia menjelaskan apa yang telah disampaikan pada acara tersebut.

Dirinya merasa tidak pernah berbicara seperti yang ditulis oleh media online itu.

“Setau saya begitu, saya akan cek atau cari rekaman tersebut. Jika ternyata tidak sesuai, saya minta untuk hak jawab atau segera diperbaiki yang tidak sesuai itu,” tutup Novel melalui aplikasi Whatsaapnya, Jum’at (12/10/2018).

Menyikapi hal ini,politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean ikut angkat bicara.

“Terkait Novel dan pemberitaan di salah satu Media Online, saya ada dilokasi. Itu salah dengar,” tegas Ferdinand, melalui pesan Whatsapp.

Ferdinand menambahkan bahwa Novel menyebut, Cinta kepada Allah.

“Novel menyebut Cinta kepada Rasul dan kepada Prabowo. Bukan Pinta tapi Cinta. Saya dilokasi dan mendengar. Coba simak lagi rekamannya perlahan. Novel sebut CINTA bukan PINTA,” tulis Ferdinand.

Ferdinand menyatakan bahwa dirinya hadir dan memberi orasi juga dalam acara deklarasi tersebut. (Cep’s)