Museum Bahari Sarwajala, Destinasi Wisata Baru di Kota Cirebon

0
445

KOTA CIREBON.- Kota Cirebon kini memiliki museum sejarah perjuangan TNI Angkatan Laut. Museum yang di gagas Pangkalan TNI Angkatan Laut Cirebon bernama ‘Museum Bahari Sarwajala’.

Museum tersebut terletak di kawasan pariwisata Cirebon Water Land Ade Irma Suryani yang langsung diresmikan Wali Kota Cirebon H. Nashrudin Aziz, Rabu (20/1/21).

Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Afif Yuhardi mengungkapkan, latar belakang didirikannya museum tersebut karena banyaknya sejarah Sarwajala atau prajurit laut yang ada di Kota Cirebon.

“Kami persembahkan museum ini kepada masyarakat Cirebon dan sebagai penghargaan kepada jasa – jasa para pahlawan,” ujar Danlanal.

Museum ini merupakan langkah kecil untuk ke depan yang lebih maju. Ini upaya untuk semua tersadar bahwa sudah lama kita memunggungi laut, padahal kekayaan yang ada di laut belum sepenuhnya di gali.

“Ini adalah salah satu persembahan Sarwajala modern untuk masyarakat Kota Cirebon. Semoga museum ini dapat bermanfaat untuk masyarakat,” terangnya.

Di dalam museum tersebut, sambungnya, adanya foto – foto maupun sejarah singkat mulai berdirinya Cirebon dan sejarah perjuangan Kapten Samadikun.

“Bagi masyarakat yang ingin masuk ke museum saat ini masih gratis. Ke depan tiket masuk akan diberlakukan mengingat tempatnya berada di kawasan pariwisata, dan untuk pemeliharaan museum tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon H. Nashrudin Aziz mengungkapkan, didirikannya museum ini merupakan ide ini membuat masyarakat tersadar bahwa perjuangan bangsa negara berawal dari Cirebon.

“Dengan adanya museum ini kita harus mampu mengobarkan semangat dan tumbuh kembangkan. Mari sampaikan kepada dunia bahwa di Cirebon ada Museum Sarwa Jala,” ungkap Aziz.

Di tengah pandemi Covid-19 dan minimnya pariwisata membuat Pemerintah Daerah Kota Cirebon membawa dampak positif dunia pariwisata pada saat pandemi dan saat selesai nanti.

“Museum ini menjadi destinasi wisata baru di Kota Cirebon. Untuk itu jangan di sia – siakan kita harus sikapi dengan baik agar museum ini menjadi magnet. Jadi pengusaha kepariwisataan dan Pemkot Cirebon untuk merespon dengan baik adanya museum ini,” pungkasnya.

Disaat bersamaan Monumen KRI Gadjah Mada – 405 dan Patung Kapten Laut Samadikun secara resmi diresmikan.

(Kris)