MUI Kota Sukabumi Akan Polisikan Fadli Zon

0
392

KOTA SUKABUMI,- Pernyataan Politisi Partai Gerindra yang enggan untuk meminta maaf terhadap KH. Maimoen Zubair, terus menuai gejolak dan kini datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi yang juga ikut geram.

MUI Kota Sukabumi berencana akan melaporkan Salah Satu Pimpinan DPR-RI tersebut terhadap pihak kepolisian.

Dikutif disalah satu televisi nasional Rabu (13/2/19), Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra menyatakan bertahan pada prinsifnya yaitu tidak akan meminta maaf pada Kiai Sepuh Nahdatul Ulama (NU) tersebut.

“Saya tidak merasa memiliki masalah dengan Pa Kiai Maimoen, soal puisi itu merupakan bentuk ekspresi, dan didalam puisi teesebut saya tidak menghina apalagi menyebut nama Pa Kiai Maimoen,” jarnya.

Menyikapi pernyataan tersebut, Ketua I MUI Kota Sukabumi, KH Apep Saefulloh menegaskan akan melaporkan Fadli Zon terhadap pihak kepolisian, hal ini dilakukan sebagai bentuk protes para Kiai dan Umat Islam khususnya di Kota Sukabumi.

“Langkah untuk mempolisikan Fadli Zon tersebut sudah mendapatkan dukungan dari para ulama di Kota Sukabumi, hal ini sebagai cambuk bagi Fadli Zon karena diduga telah melakukan penistaan terhadap ulama melalui isi puisi yang dianggap sudah menghina pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Rembang Jawa Tengah tersebut,” tegasnya.

Sebagai wakil Ketua DPR, lanjut Kiai Apep saat ditemui di Sekretariat MUI Kota Sukabumi, Rabu (13/2/19) Jalan Veteran Kota Sukabumi menuturkan, dia tak bisa menempatkan diri dalam situasi maupun kondisi tertentu dan hanya membuat sensasi belaka demi kepentingan politiknya sendiri, itu sungguh tidak mendidik rakyat.

“Umat Islam di seluruh daerah mendesak agar Fadli Zon meminta maaf terhadap Kiai Maimoen tapi tidak digubris. Kita perlu isnyaf bahwa Fadli Zon yang telah menghina ulama itu agar segera diproses  hukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya.(Eko Arief)