Militan-34 Kecam Pernyataan Presiden Prancis

0
244

Jakarta.- Ketua Umum Militan-34 (M-34) Dr. Anwar Husin S,H., mengecam keras atas tindakan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah melecehkan Nabi Muhammad beberapa waktu lalu.

Selama beberapa hari terakhir, Prancis juga membiarkan pemasangan karikatur dan gambar yang menghina Nabi Muhammad di beberapa bangunan di negara itu. Karena itu, sejumlah organisasi mulai menyerukan aksi boikot produk Prancis sebagai bentuk solidaritas sebagaimana yang dilakukan elemen Muslim di negara-negara lain.

“Kami sangat mengecam keras atas tindakan Macron dan berharap orang nomor satu di Prancis itu meminta maaf ke seluruh umat muslim sedunia,” ucap Dr. Anwar melalui pesannya, Sabtu (31/10/2020).

Sebab, sambung Ketum M-34, Macron telah melukai perasaan umat muslim sedunia dengan tindakannya yang melecehkan Nabi Muhammad dan mengecap Islam sebagai agama teroris. Parahnya lagi, Macron menyatakan hal itu merupakan bagian dari kebebasan berpendapat.

“Ucapan Macron itu sangat rasis dan bentuk Islamphobia, sehingga merusak keharmonisan serta kerukunan umat beragama di dunia,” jelas Anwar.

Presiden Indonesia Jokowi juga telah mengeluarkan pernyataan resminya, dalam siaran persnya ia tegaskan, Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam, yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Dia menegaskan apa yang sudah dilakukan Macron tersebut berpotensi memecah belah masyarakat beragama. Padahal, di tengah pandemi COVID-19 diharapkan agar semua pihak untuk tetap bersatu.

Jokowi juga menekankan bahwa, terorisme sama sekali tidak terkait dengan agama manapun di seluruh dunia.

“Mengaitkan terorisme dengan agama adalah sebuah kesalahan besar, terorisme adalah terorisme, teroris adalah teroris, terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apa pun,” ujarnya. (El)