Miftahul Jannah Didiskualifikasi, MUI Akan Layangkan Protes

0
264

Inapos, Jakarta.- Judoka Indonesia, Miftahul Jannah didiskualifikasi setelah menolak untuk melepas hijab saat masuk matras.

DR. H. Ikhsan Abdullah, SH.MH., selaku Wakil Ketua Komisi Hukum Perundangan MUI angkat bicara, ia meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) harus menjelaskan kepada Internasional Olympic Paragames soal Hijab atau penutup rambut bagi wanita Muslim adalah sesuatu yang hukumnya wajib dikenakan atau Muslimah dalam Islam wajib menutup aurat.

“Dalam Islam rambut adalah aurat wanita yang harus ditutup dengan hijab. Ini penting agar mereka memahami ini. Sehingga wanita Muslim tidak terlanggar ketentuan yang diskriminatif tersebut,” kata Ikhsan kepada Inapos, Selasa (09/10/18).

Ada banyak cabang Olahraga yang bisa menerima wanita berjilbab, ia mencontohkan seperti Silat, Volly dan lainnya. Isu ini jangan dibiarkan karena sangat jelas merugikan Indonesia dalam kepesertaanya di Cabang Olahraga Judo.

“Kita harus memprotes ke internasional Olympic Para games. Sampai event pertandingan tersebut diulang, apalgi kita sedang menjadi tuan rumah,” tandasnya.

Ini juga memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM) pada perhelatan Internasional, Koni harus mempersoalkan ini secara tegas. Sebagai Wakil Ketua Hukum Perundangan MUI, ia akan melayangkan nota protes secara resmi melalui lembaganya. (El)