Menteri Siti: Banyak yang Bisa Kita Petik dari Belanda

0
377

JAKARTA, INAPOS– Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya mengatakan banyak hal yang bisa dipetik dari hubungan Indonesia –Belanda. Mulai dari disiplin sampai dengan teknologi yang dimiliki oleh negara yang dijuluki negeri Kincir Angin ini.

“Waktu saya bersekolah di sana saya belajar disiplin.  Saya juga mengetahui bahwa ternyata dokumen sejarah kita, mulai dari tahun 1800-an  ada di Belanda (Leiden University). Termasuk di Utrecht University,”kata Menteri Siti yang juga alumni Universitas Belanda ini, di sela-sela acara Holand Alumni Dinner di Wisma Antara, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Siti bercerita ketika dirinya studi di Belanda. Di sana dia melakukan analisis curah hujan tiap hari sejak tahun 1800. “Jadi kita mau belajar curah hujan dalam waktu 100- 200 tahun. Datanya lengkap di Utrecht University,”ungkapnya.

Di samping itu, Siti juga kagum dengan teknologi yang ada di sana, karena  di Tahun 1985 saja, Belanda sudah mengenal teknologi penginderaan jauh atau remote sensing.  Di samping itu, Belanda juga selama ini terkenal dengan sistem bendungan, drainase dan saluran.

“Itu (Belanda) sudah bisa menghitung produksi tanam memakai satelit. Dilihat dari setiap fase pertumbuhan, usia gandum satu bulan, usia gandum dua bulan dst, sehingga proyeksi produksinya akurat. Jadi sebetulnya untuk untuk Indonesia yang arealnya luas,  itu bagus banget,”tutur Siti.

Menurut Siti Belanda cukup advance dalam teknologi, termasuk soal  circular economy, seperti pemanfaatan sampah kembali.

“Waktu saya sekolah tahun 1985 – 1988 saja, itu botol kalau kita habis belanja, itu sudah harus dikembalikan ke tempatnya, karena waktu kita ngambil, kita masukin koin 1Gulden, dan  waktu kita naro lagi botolnya, maka koinnya kembali lagi,”cerita Siti.

Lantas, apa yang terjadi dengan Indonesia? Siti mengemukakan, dinamika masyarakatnya bagus, partisipasi masyarakatnya bagus, tinggal bagaimana mekanisme dan sistemnya dikembangkan oleh Pemerintah. Itu yang kita harus belajar.

“Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh alumi Belanda di Indonesia untuk mau kita membangun Strategic Business Networking, disamping networking dalam riset, dan ilmu pengetahuan,”pungkasnya.(red)