Mendikbud Luncurkan 10 Buku Karya “Bung Hatta”

0
465

Inapos, Jakarta.- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy ingin tradisi intelektual tokoh bangsa seperti Bung Hatta terus berlanjut hingga generasi mendatang. Salah satu upayanya melalui buku.

Muhadjir menyampaikan itu dalam peluncuran Buku Karya Lengkap Bung Hatta terbitan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) di Aula Gedung A, Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/18). Buku yang terdiri dari 10 seri itu berisi kumpulan pemikiran dan karya tulis Bung Hatta.

“Ini langkah usaha kita untuk merekonstruksi gagasan pemikiran bapak bangsa Bung Hatta, saya sangat mengapresiasi langkah besar ini,” kata Muhadjir.

Muhadjir mengatakan 10 buku ini bersumber dari 800 karya tulis Bung Hatta. Buku ini dapat dijadikan materi dan konten pendidikan anak-anak Indonesia.

“Agar tradisi intelektual dan benang merah para pemikir dan bapak bangsa ini akan tersambungkan pada generasi yang akan datang,” jelas Muhadjir.

Muhadjir mengatakan, 10 seri ini belum lengkap. Dia berharap ada lanjutan untuk menerbitkan pikiran-pikiran para intelektual yang bersumber dari pikiran Bung Hatta.

“10 seri ini sebetulnya menurut saya belum lengkap, saya kira kita perlu menggali kembali, merekonstruksi, mengumpulkan dan mengkompilasi pikiran-pikiran para intelektual yang bersumber dari gagasan besar Moh. Hatta ini,” tuturnya.

“Saya kira akan menjadi sumber karya besar yang bisa kita jadikan suri tauladan untuk anak cucu kita,” imbuhnya.

Selain Muhadjir Effendy, Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, putri Muhammad Hatta, Meuthia Farida Hatta, Wakil KPK Laode M Syarief, Sejarawan Emil Salim, Pendiri dan Ketua Bineksos Ismit Hadad, serta jajaran Bineksos dan Kemendikbud tampak hadir.

Meutia juga menngungkapkan sebagai ilmuwan dan akademisi, dirinya selalu mengingat tugas berat yang dilimpahkan ayahnya mengenai doktrin kerakyatan itu pada kaum intelegensia Indonesia.

“Setiap kali, saya sebagai ilmuwan dan akademisi harus selalu mengingat tugas berat yang dilimpahkan bung Hatta mengenai doktrin kerakyatan itu pada kaum inteligensia Indonesia,” kata Meutia.

“Bung Hatta mengatakan sebagai berikut, bagi kita rakyat itu yang utama, rakyat yang mempunyai kedaulatan dan kekuasaan karena rakyat itu jantung hati bangsa dan rakyat itulah yang menjadi ukuran tinggi rendahnya derajat kita. Dengan rakyat itu kita akan naik dengan rakyat kita akan turun. Hidup atau matinya indonesia merdeka semua itu bergantung pada semangat rakyat,” imbuh dia.

Berikut 10 judul dari Seri Buku Karya Lengkap Bung Hatta ; 

1. Kebangsaan dan Kerakyatan (655 halaman).

2. Kemerdekaan dan Demokrasi (500 halaman). 

3. Perdamaian Dunia dan Keadilan Sosial (678 halaman). 

4. Keadilan Sosial dan Kamakmuran (517 halaman).

5. Sumber Daya Ekonomi dan Kebutuhan Pokok Masyarakat (335 halaman). 

6. Gerakan Koperasi dan Perekonomian Rakyat (304 halaman). 

7. Filsafat, Ilmu dan Pengetahuan (700 halaman).

8. Agama, Pendidikan dan Pemuda (300 halaman). 

9. Renungan dan Kenangan (350 halaman). 

10. Surat-surat (400 halaman). (Elwan)