Meleset Dari Lubang Jebakan, Paket 44 Terbukti Kurangi Mutu

0
370

 

Inapos Bekasi – Terbukti melakukan pengurangan volume serta mutu atas pekerjaan Belanja Kontruksi Jalan Batas Kota Bekasi Pangkalan Babelan Paket 44, CV. Bahagia Putra Jaya meleset dari lubang Coredrill yang dipersiapkan saat pekerjaan berlangsung.

Dengan tidak tepatnya titik coredrill yang sudah ditentukan oleh Kontraktor Pelaksana, dengan hasil coredrill yang didapat. Pekerjaan Paket 44 Jalan Batas Kota Bekasi – Pangkalan Babelan, hanya mendapatkan hasil ketebalan 21,25 dari dua titik lokasi pengambilan sample.

Dari dua titik lokasi yang diambil untuk uji sample kekuatan sampai ketebalan beton, paket 44 hanya memiliki ketebalan 21,50cm lubang Perta, namun pada lubang ke Dua, ketebalan beton hanya mencapai 21,00cm.

Hal itu terbukti jika pada pekerjaan tersebut, bahwa CV. Bahagia Putra Jaya jelas melakukan pengurangan volume hingga 3,75cm.

Menanggapi hal itu, saat berlangsungnya pekerjaan pengecoran paket tersebut, salah satu pengguna jalan yang juga warga Babelan melihat jalannya proses pekerjaan, bahwa telah terjadi pengurangan pada ukuran pembesian hingga jumlah dowel yang terpasang antara 5-7 batang besi dowel.

“Besi nya saja jelas dikurangi, pada setiap segmen, dowel hanya 7 batang bahkan ada terpasang 5 batang berukuran 16mm, selain itu pula wiremesh pun menggunakan ukuran 4mm dan tidak memenuhi struktur jalan yang akan di beton,”ujar Candra salah satu warga Babelan yang juga pengguna jalan saat melihat berlangaungnya pekerjaan 12/12/2019.

Candra yang memang mengetahui tehknis pekerjaan pembangunan jalan pada kelas 3 diwilayah nya tersebut, mengatakan kalau pekerjaan pembangunan jalan dengan lebar 7 meter yang dikerjakan per 3,5 meter. Seharusnya memasang dowel dengan jumlah 9 batang per 3,5 meternya, selain itu pada pemasangan wiremesh pun harus memenuhi selebar jalan yang akan di kerjakan yaitu 3,5 meter dan panjang 6 meter.

“Pada ukuran pun diameter pembesian dowel dikurangi, seharusnya menggunakan diameter ulir 19mm, digunakan ukuran ulir 16mm, pada wiremesh menggunakan ukuran berdiameter 8mm, digunakan ukuran 4mm,”kata Candra.

Saat dilajutkannya pengambilan sample coredrill paket 44 tepatnya Jum’at 20/12/2019, dihadiri Konsultan pelaksana, Pengawas Dinas PUPR beserta PPTK, bahwa hasil pekerjaan tersebut tidak sesuai ketentuan.

Hasil Coredrill yang didapat pada Pekerjaan Paket 44 Jalan Batas Kota Bekasi – Pangkalan Babelan hanya 21cm.

“Ya hasil kan jelas tidak mencapai 25cm, tadi kan juga liat hasilnya bagaimana, yang jelas apa yang kita dapat dari hasil coredrill itu yang kita laporkan,”ungkap Agus Sopian Pengawas Dinas PUPR Kabupaten Bekasi 20/12/2019.

Agus menjelaskan bahwa apa yang akan di ambil keputusan terkait terkait pembayaran atas pekerjaan paket 44, itu urusannya PPTK dan Kepala Bidang.

“Itu mah urusan pimpinan bang, saya hanya melaporkan saja hasilnya bagaimana, serta temuan atas pekerjaan yang dilaporkan oleh konsultan dilapangan itu sudah kami laporkan,”ucap Agus Sopian.

Terkait temuan abang dilapangan tentang adanya pengurangan volume ketebalan hingga pembesian, kami pun sudah melakukan peneguran bahkan secara tertulis.

Terkait batas segment yang seharusnya di cutting dan menggunakan silent sebagai pembatas yang belum dikerjakan, “gak apa-apa cutting dan silent setelah coredrill bisa,”tutupnya. (Fal)