Melalui Anugerah ASN, PAN-RB Ingin Pembangunan SDM Berkualitas

0
173

Jakarta.- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin memberikan penghargaan kepada anggota Polri yang beprestasi. Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan anggota Polri dalam mengungkap kasus sindikat kejahatan property dan kasus penipuan seleksi CPNS 2018.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat menyampaikan, penghargaan yang diberikan oleh Kementerian PAN-RB itu merupakan motivasi bagi para aparat negara untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Polri sendiri memiliki peran besar dalam mewujudkan reformasi birokrasi.

“Penghargaan yang diberikan oleh Pak Menteri, yang notaben pernah menjabat sebagai petinggi Polri bisa dijadikan motivasi untuk kita semua,” kata Wahyu di Kementerian PAN-RB, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Penghargaan itu diberikan kepada 36 polisi yang berasal dari Polda Metro Jaya. Syafruddin turut menghimbau kepada seluruh instansi, baik itu Kementerian maupun lembaga aparat negara seperti TNI, Polri dan Kejaksaan agar dapat memberikan penghargaan kepada para anggotanya yang berprestasi, dalam hal reformasi birokrasi.

“Saya minta seluruh pimpinan dari tingkat pusat sampai ke daerah, bisa memberikan reward kepada anggotanya yang berprestasi atau memiliki capaian demi kepentingan reformasi birokrasi. Jadi penghargaan ini tidak hanya dilakukan di jajaran Kementerian PAN-RB saja,” pinta Syafruddin.

Dalam acara pemberian penghargaan, Menteri PAN-RB juga meluncurkan anugerah ASN 2019, yakni Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dinilai memiliki kinerja dengan tiga kategori yang ada, sementara penganugerahan akan dilakukan pada November mendatang.

“Nanti dalam satu bulan ke depan, kita akan evaluasi ASN di seluruh lembaga. Anugerah ini ada tiga kategori seperti pejabat level atas, ASN inspiratif dan yang paling menarik saat ini adalah ASN milenial,” jelas Syafruddin.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring sosok aparatur negara yang layak menjadi panutan karena karya, kinerja, dedikasi dan pengabdian yang luar biasa sehingga berdampak pada perubahan di masyarakat.

Dia menjelaskan, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor utama dalam mendukung perkembangan kemajuan bangsa. Saat ini banyak negara di dunia yang tidak lagi mengandalkan sumber daya alam tetapi fokus pada pembangunan sumber daya manusia. 

Mengenai hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian PAN-RB melakukan perekrutan ASN untuk menjaring talenta-talenta terbaik bangsa agar dapat membawa perubahan. 

“Kami telah melakukan perekrutan 182 ribu ASN terbaik dari 6 juta pendaftar. Mereka yang lulus merupakan ASN yang terbaik,” ujar Syafruddin.

Dalam lima tahun mendatang pemerintah akan kembali melakukan perekrutan talenta-talenta terbaik bangsa untuk menjadi ASN. 

“Tahun ini kami kembali akan melakukan perekrutan seratus ribu ASN,” ungkapnya.

Tujuannya, kata dia, agar para ASN yang merupakan talenta terbaik bangsa dapat memberikan perubahan baik, terhadap kinerja pemerintahan maupun masyarakat dan swasta. Hal ini sejalan dengan fokus pemerintahan mendatang yaitu pada pembangunan SDM.

“Pembangunan SDM berkualitas juga penting bagi aparatur negara lainnya seperti TNI/Polri dan juga sektor privat atau swasta. Karena sumber daya manusia itu 82 persen berada pada sektor swasta,” ucap Syafruddin. (Elwan)


Komentar Anda?