Masyarakat Maluku Deklarasi

0
688

Bogor.- Bertempat di gedung serbaguna Laga Tangkas Stadion Pakansari Bogor, masyarakat Maluku yang tersebar dibeberapa wilayah di Indonesia, terutama wilayah Jabodetabek menggelar deklarasi “Maluku Satu Rasa Salam Sarane (M1R Salam Sarane)” dengan mengusung tema “Membangun Kearifan Lokal Nusa Ina Tanah Maluku Untuk Indonesia, Sabtu (28/9/2019).

Adapun tujuan didirikan organisasi masyarakat M1R ini, Ketua umum Maluku 1 Rasa Yoel Yacob Patty mengatakan kepada media dalam sesi wawancaranya bahwa, “Mengusung konsep yang telah diwariskan oleh para leluhur pendahulu kami yang disebut “Pela Gandong” atau Satu Rasa, kami ingin agar semua masyarakat Maluku dimanapun berada melebur menjadi satu dalam satu organisasi M1R ini sesuai dengan Motto M1R “Iris di Kuku, Rasa di Daging, karena dengan M1R tersebut bukan hanya sebagai organisasi saja melainkan sebagai sebuah wadah kekeluargaan dan sarana pemersatu putra dan putri maluku yang beraneka ragam latar belakangnya dan tersebar di beberapa daerah di Indonesia, untuk berkumpul bersama tanpa membeda-bedakan latar belakangnya, terutama agamanya. Karena berdasarkan “Salam Sarane”, kami berharap bahwa perbedaan agama yang ada di tanah maluku antara Salam yang artinya Muslim dan Sarane yang artinya Kristen bisa menyatu padu dalam ikatan tali persaudaraan satu kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Oleh karena itu, M1R hadir sebagai perekat dalam kemajemukan masyarakat Indonesia dengan menjunjung tinggi sikap toleransi antara satu sama lain”, tuturnya.

Menanggapi isu-isu konflik yang terjadi belakangan ini, ia mengatakan bahwa Kami juga sangat menyayangkan konflik-konflik dan isu perpecahan yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa daerah. Melalui M1R ini kami berkomitmen dan bergandengan tangan dengan organisasi kemasyarakatan yang lain untuk bersinergi bahwa apapun organisasinya, kita semua berada dibawah naungan NKRI. Untuk itu kami berharap agar masyarakat terutama masyarakat Maluku bersama-sama saling menjaga rasa damai dalam kebhinekaan karena kita semua bersaudara, dan dengan bersama-sama pula kita membangun kearifan lokal terutama pulau Maluku untuk negara Indonesia yang kita cintai ini tutupnya.

Dalam kesempatan lain, Koordinator Wilayah terpilih Kabupaten Bogor Renfry Beruat, mengatakan kepada media bahwa dengan dideklarasikan M1R ini, kami merasa bangga bahwa kini M1R bisa hadir ditengah-tengah masyarakat dan kami akan bersinergi dengan organisasi-organisasi yang lain yang berada di Kabupaten Bogor untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor agar menjadi lebih baik lagi kedepannya. Meski demikian, kami sebagai tuan rumah, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan M1R sejabodetabek dan seluruh Indonesia yang hadir dalam acara ini atas segala kekurangan kami demi mewujudkan terselenggaranya kegiatan ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhannudin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya sangat menyambut gembira dengan dideklarasikannya Maluku 1 Rasa. Keluarga organisasi masyarakat yang telah terdaftar di kantor Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol) pemerintah Kabupaten Bogor telah bertambah dengan hadirnya M1R ditengah-tengah kita.
Mudah-mudahan kedepannya organisasi – organisasi tersebut, bisa bersama-sama memajukan kuantitas dan kualitas organisasi, tetapi juga dalam berbangsa dan bernegara. Sehingga akan menguatkan atau mengokohkan Persatuan dan Kesatuan bangsa ini yang mengacu pada slogan NKRI harga mati. Dan memang semua anak bangsa berhak untuk menikmati atau mencicipi “kue” pembangunan, itu yang terpenting. Pembangunan dari Sabang sampai Merauke bukan hanya stabil dan bertumbuh, tetapi juga merata. Sehingga semua anak bangsa bisa berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, dan maju bersama.
Kami selaku pemerintah Kabupaten Bogor, menyambut baik deklarasi Maluku 1 Rasa ini, untuk itu kami akan bersinergi dan mensupport, bekerjasama, serta membina semua organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan dan organisasi keagamaan supaya turut serta bersama-sama membangun kabupaten Bogor sesuai dengan visi dan misinya.
Kami juga sepakat bahwa membangun itu bukan hanya pemerintah saja, akan tetapi dunia usaha dan semua lapisan masyarakat juga punya peranan penting dalam proses pembangunan terutama di wilayah Kabupaten Bogor.
“Untuk itu, saya mengajak kepada semua organisasi kemasayarakatan yang ada di kabupaten Bogor agar mari membangun kabupaten Bogor agar lebih maju karena apapun itu bendera organisasi nya, kita sama-sama anak bangsa dan apa yang kita lakukan demi kemajuan bangsa ini kedepannya”, tutup Burhannudin.
(Jaenal)