Massa Dari KMPG Desak Golkar Gelar Musdalub

0
80

Jakarta.- Dinamika Partai berlambang beringin menjelang Munas 2019 semakin kuat. Aksi berbalas dukungan dan manuver para elit tampak makin jelas. Sebagian menginginkan Airlangga Hartarto melanjutkan kepemimpinan. Sebagian yang ingin mengevaluasi kepemimipinan Airlangga dengan memberikan dukungan kepada Bambang Soesatyo.

Belasan Kader Muda Partai Golkar (KMPG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPW Golkar DKI, mereka menuntut agar segera Musdalub Golkar DKI Jakarta di laksanakan.

Hal itu disampaikan R. Lintang Fisutama selaku koordinator lapangan. “Kami meminta DPP Partai Golkar mencopot Rizal Mallarangeng sebagai Plt Partai Golkar DKI. Kami menilai Celli, sapaan Rizal Mallarangeng wanprestasi dan telah gagal mengemban amanah tersebut,” kata Lintang, di depan kantor DPW Partai Golkar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019).

Menurutnya, banyak alasan sehingga Celli harus diganti dan dilengserkan dari jabatannya dan segerakan Musdalub Partai Golkar DKI Jakarta.

“Secara kelembagaan Partai Golkar di DKI Jakarta menjadi lemah, 2 Plt memimpin Partai Golkar DKI Jakarta namun roda organisasi tidak berjalan di setiap tingkatan, tldak digelarnya Musdalub yang menghasilkan Ketua definitif,” ungkapnya.

Lintang menyebut, perolehan Partai Golkar DKI Jakarta memprihatikan hanya ada di urutan ke 9 jauh di bawah PSI yang merupakan partai ‘anak kemarin’. Peringkat itu jauh telah dijanjikan oleh Celli sebelum Pemilu.

Sedangkan target Golkar DKI 22 Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2019 lalu. Tapi angka-angka itu hanya mimpi, bahkan kursi yang ada malah hilang atau berkurang yang sebelumnya 9 kursi. Kini, pada Pemilu 2019 hanya 6 kursi.

Untuk kursi DPR RI, sambungnya, “hanya memdapatkan 1 kursi dari semula 3 kursi. ltu pun masih sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Artinya Golkar DKI bisa gigit jari, dan tak bisa mendapatkan kursi DPR RI,” terangnya.

Tak hanya itu, Celli terlalu lama jadi pejabat Plt. Jika dihitung dari masa pelantikannya pada tanggal 8 September 2018, sudah 9 bulan menjadi Plt. Kenapa Plt terlalu lama?. Celli sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta melanggar konstitusi Partai, karena mengangkat Plt Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Pusat, Sejatinya, sebagai ‘pelaksana tugas’ tidak dibenarkan melakukan pengambilan keputusan yang sifatnya strategis.

Dirinya meyakini, Rizal tidak memamahi politik kultural masyarakat Jakarta. “Andai Celli paham kultur atau budaya orang Jakarta, dengan sangat mudah meraih target suara pada Pemilu Ialu. Karena Celli tak banyak paham budaya warga Jakarta, maka kebijakan atau Iangkah politik selama proses Pemilu 2019 salah dan berujung pada target tak tercapai bahkan kehilangan kursi yang sebelumnya diraih,” bebernya.

Tidak ada Iangkah-Iangkah upaya untuk persiapaan menggelar Musdalub, bukti pembungkaman demokrasi di tubuh Partai Golkar Jakarta.

Untuk itu, kami Kader Muda Partai Golkar (KMPG) meminta tanggung jawab moril atas kegagalan Rizal Mallarangeng memimpin kami dan segera menggelar Musdalub sebelum Munas Partai Golkar. KMPG juga mendesak agar Musdalub digelar pada akhir Juli 2019. (EN)


Komentar Anda?