Masihkah Negara Ini Dijajah..?

0
191

INAPOS,- Tujuh Puluh Empat (74) tahun bangsa ini lepas dari penjajahan Belanda, Jepang dan lainnya. 74 tahun pula, bangsa ini katanya MERDEKA.

Jika membandingkan jaman sekarang yang disebut-sebut jaman Milenial dengan cerita jaman sebelum kemerdekaan, memang hidup kita jauh lebih nikmat (mungkin-red) dari mereka yang hidup di era sebelum 1945.

Banyak cerita-cerita baik yang tertulis di buku sejarah maupun cerita orang tua yang tersisa. Bahwa mereka hidup susah, sekolah hanya milik kalangan bangsawan dan bangsa asing. Bekerja kasar merupakan bagian dari pilihan hidup dikala itu dan pekerjaan nyaman hanya dinikmati kalangan priyayi.

Kekuatan otot bisa mendapatkan pekerjaan nyaman kala itu, dengan menjadi Centeng atau sekarang Pengawal pribadi atau juga sekarang bertransformasi menjadi Sekurti.

Hari ini, saya mencoba melakukan peliputan pemberitaan, mencari keseimbangan pemberitaan pada salah satu Proyek besar di desa Kanci, Kecamatan Asjatanajapura, Kabupaten Cirebon tapi sepertinya saya dan rekan mengalami apa yang disebut jaman penjajahan.

Banyak “centeng” yang berkeliaran, sulit sekali mendapatkan akses masuk kedalam proyek tersebut. Keamanan berlapis, ingin bertemu orang-orang asing yang hanya bekerja di negeri ini begitu sulit, hanya orang-orang pribumi yang menghadapi kami para kuli tinta tapi para pekerja asing (TKA) begitu nyaman bekerja disini yang katanya mereka mendapatkan upah yang lebih baik dari pekerja-pekerja lokal.

Bahkan rekan saya mengucap ” Hidup kok seperti di jajah” mendapat respon dari orang-orang sekitar yang mengucap, betul Mas, kita ini sedang dijajah, mereka TKA enak-enakkan.

Apa ini yang disebut merdeka, bekerja harus ada peng-kotak-kotak-an. Apa betul warga lokal tidak ada yang mampu bekerja seperti para TKA..?

Apa betul TKA melakukan sesuatu di anak emaskan sedangkan jika warga pribumi harus terseok-seok..?

Entahlah, hanya kalimat ini yang bisa keluar.

Penulis : Cecep Supradin


Komentar Anda?