Mantan Bendahara Dispora Ditahan Penyidik Kejari Halbar

0
355

INAPOS, JAILOLO – Mantan bendahara Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Halmahera Barat (Halbar) Aprilia Johike resmi ditahan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Halbar pada Jumat (29/11/2019).

Penahanan terhadap mantan bendahara Dispora setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan Dana Pasukan Pengibaran Bendera  pusaka (Paskibraka) tahun 2017, yang merugikan keuangan Daerah Halbar sebesar Rp.125.550.000, dari total anggaran yang diplot dalam APBD Halbar tahun 2017 sebesar Rp. 700 juta.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Halbar Gama Palias, saat ditemui usai penahanan mengatakan, seteleh dilakukan pemeriksaan saksi dan sejumlah alat bukti, yang bersangkutan (Apriliia) secara sah telah melakukan tidak pidana korupsi yang merugikan kuangan Negara sehingga dianggap perlu untuk dilakukan penahanan.

“ Penahanan mantan bendahara Dispora Halbar berdasarkan surat perintah Kajari Halbar nomor : Print -33/Q.2.17.4/Fd.2/11/2019 tertanggal 29 November 2019, selama 20 hari terhitung sejak tanggal ditetapkan, ” Jelasny

Menurutnya, tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 junto pasal 18 ayat (1( huruf b undang–undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dengan undang – undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun kurungan penjara dan denda paling banyak Rp.1 miliar.

” Saat ini yang bersangutan sudah diamankan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Jailolo, ” Tutupnya.(min)