Foto : Kemenkeu

JAKARTA.- Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank terus melakukan upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekspor nasional, diantaranya dengan melakukan berbagai kolaborasi antar lembaga.

Sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI, LPEI memilki peran untuk meningkatkan ekspor nasional dalam bentuk penyediaan fasilitas Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi dan Jasa Konsultasi.

Salah satu bentuk kolaborasi yang dilakukan LPEI diantaranya berupa penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama Pemasaran Produk Trade Credit Insurance (TCI) bersama dengan pialang asuransi PT Bringin Sejahtera Makmur (Brisma) selaku anak usaha dari Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia (BRI), salah satunya bertujuan untuk menambah akses pemasaran produk asuransi Trade Credit Insurance LPEI.

Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso memaparkan bahwa salah satu mandat yang diwujudkan LPEI untuk mendorong ekspor nasional adalah dengan asuransi ekspor. Dukungan fasilitas asuransi ekspor yang diberikan LPEI merupakan bentuk nyata Negara hadir dalam mendukung meningkatkan kinerja ekspor nasional dan mendukung para eksportir Indonesia untuk melakukan ekspansi secara optimal, dengan risiko yang lebih termitigasi. Selain itu, pemberian fasilitas ini juga bertujuan untuk memberikan perlindungan dan keamanan bagi para pelaku usaha Indonesia dalam melakukan transaksi ekspor.

”Produk Asuransi Trade Credit Insurance kami ini berfungsi untuk menutup risiko gagal bayar oleh buyer, sehingga produk ini dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan confidence level debitur atau para eksportir dan tentu saja perbankan khususnya dalam melakukan penetrasi kepada negara tujuan dan buyer tertentu,” ujar Rijani, Kamis (5/8/22).

Pada kesempatan yang sama, apresiasi disampaikan Direktur Utama Brisma, Noroyono kepada LPEI. Menurutnya, ruang lingkup kerjasama ini selain memasarkan Produk Asuransi TCI LPEI kepada para debitur/eksportir, Brisma juga dapat memasarkan kepada perbankan khususnya dalam melakukan pemberian fasilitas AR Financing dan/atau kredit modal kerja lainnya. Sehingga diharapkan para eksportir dapat melakukan ekspansi pasar baru tanpa rasa was-was.

“Suatu kehormatan bagi kami dapat bekerjasama dengan LPEI sehingga kami berharap dapat menjadi mitra yang baik dalam mendukung mandat LPEI untuk mendorong ekspor nasional,” pungkas Noroyono. (MF)