Launching Perdana, Fisipol Gelar Pemilihan Secara E-Voting

1
191

INAPOS, MUARABUNGO – Pendidikan politik dalam sivitas akademika, Kampus Universitas Muara Bungo (UMB) melalui Fakultas Fisipol, menggelar pemungutan suara secara e-voting, agar terciptanya demokrasi yang efektif dan efesien. kamis(21/11).

Pemungutan suara mengunakan sistem e-voting akan dilaksanakan selama dua hari yakni hari kamis sampai jumat

Pemungutan suara melalui e-voting adalah bagian dari kemajuan zaman dan teknologi, mengikuti perkembangan tersebut, kampus UMB melalui Fakultas Fisipol melakukan transformasi pemilu secara digital, agar tercipta pemilu yang luber, jurdil, dan cerat(Cepat dan Akurat)

Transformasi pemilu dari menual ke digitalisasi atau sistem e-voting memang membutuhkan kematangan Leadership dan sinergiritas semua pihak

Dosen Fisipol, Ronal Dison, S.I.P.,MH, selaku inisitor sistem e-voting mengakatan, lahirnya pemungutan suara secara e-voting ini berdasarkan dengan kegelisahan kami terhadap sistem pemilihan indonesia, baik pileg, pilpres maupun pilkada masih mengunakan sistem menual.

“Pada hal menerapkan dan mengembangkan sistem pemilihan ini akan mengurangi penggunaan kertas suara. dengan kata lain, biaya pemilihan akan menjadi ringan,”ucap Ronal

Ronal melanjutkan bahwa kampus adalah tempat mencetak kaum intelektual yang berperan strategis untuk melahirkan demokrasi yang inovatif

“sistem e-voting akan mampu meningkatkan jumlah partisipasi pemilih. Tidak hanya itu, sistem ini pun unggul dalam hal kecepatan,”tegasnya

Inisiator ini pun juga mengatakan bahwa sistem e-voting memang membutuhkan sistem pengamanan yang ekstra karena rawan diretas oleh hacker. untuk Kabupaten Bungo sendiri masih terbilang aman, jika ada yang meretas, IT kami akan siap untuk memblokirnya.

Ketua KPU Gubenur Fakultas Fisipol, Age Marja mengatan, dalam pemilu ini kami mendapatkan dua pasang calon, yang mana DPT tetapnya katagori mahasiswa aktif.

“Setelah di lakukan pendataan terdapat ada 233 mahasiswa aktif yang akan memilih dua pasang calon, yang mana pasang No urut 1 Tri Aji Pengetsu berpasangan dengan Candra Narwansyah, dan No urut 2 Lintang pamungkas yang berpasangan dengan Reza Fahlefi,”ujarnya

Ditempat yang sama Dekan Fisipol, Mulya Jaya,S.I.P.,M.Si juga mengatakan di era digitalisasi ini emang sudah seharusnya kita melakukan pemungutan sitem e-voting, karena sistem e-voting ini cukup efektif untuk menekan pembiayaan, dan meringankan perkerjaan.

“Pada prinsipnya pemilihan secara e-voting mengunakan aplikasi komper dan menjaring opini yang lebih sederhana, maka oleh sebab itu kami harus memulainya terlebih dahulu,”ungkap mulya

Bangunan politik kita hari ini tambah mulya, dalam berbagai tampilannya termasuk di panggung pemilukada hanyalah berpotensi menjelma manjadi bara api yang siap melahap sisem demokrasi negeri ini yang telah kita biayai dengan mahal

“Pemilu dan demokrasi sesungguhnya sebuah diksi variabel bernegara yang tidak hanya mengandung visi normatif dan sosilogis namun pada dasarnya memuat khitta filosofis untuk membangun peradaban dengan nilai dan kerja kemanusiaan,”lugas mulya

Sejatinya filsafat politik dan demokrasi yang kita anut adalah demokrasi yang di pimpin oleh hikmah dan kebijaksanaan.

Komisioner KPU Bungo, Musfal, saat di tanya kesiapan KPU untuk melakukan pemungutan suara memberberkan dua indikator utama ketidak siapan KPU menjalan sitem E-Voting

“Kami atas nama lembaga KPU Kabupaten Bungo, sangat mengsuport kampus UMB yang sudah memulai melakukan pemilihan secara e-voting, namun untuk KPU Bungo sendiri untuk melaksanakan sistem e-voting belum siap, karena terkendala oleh dana dan Sumbet Daya Manusia(SDM),”pungkas musfal

Adapun harapan yang tersemai yang di lakukan oleh UMB adalah pergerakan cepat ke arah kualitas dan menguatnya vitalitas demokrasi dalam skema dan portofolio demokrasi lokal.

Dimana Pemilih kita semakin cerdas, menggunakan akal sehat, dan semakin otonom. Tak lagi berkelindan dengan isu mobilisasi patron, dinasti politik, dan bentuk-bentuk kecurangan lainnya.

Adapun cara memilihnya sistem e-voting ini pertama mahasiswa harus scan NPM mengunakan alat yang sudah di siapkan, setelah itu masuk ke wab KPU UMB, lalu memilih salah satu pasangan calon dengan menklik visinya terlebih dahulu, jika tidak cocok dengan visi-misi calon, mahasiswa tinggal klik cancel lalu memilih calon yang lain lagi. (Ares)


Komentar Anda?

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here