Lakukan Dua Test, Hino Siap Terapkan Bahan Bakar B30

0
287

Jakarta.- Hino Indonesia menyatakan siap untuk menerapkan penggunaan bahan bakar Biodiesel sebesar 30 persen atau B30. Dalam persiapannya, Hino melakukan dua tes, yakni emission test dan durability test yang dilakukan di Indonesia dan Jepang.

Penerapan ini berkenaan dengan program pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 12 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pemanfaatan dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) Sebagai Bahan Bakar Lain, yang resmi berlaku sejak 1 Januari 2020.

“Dengan penggunaan bahan bakar B30, diharapkan pengusaha maupun pengemudi truk melakukan kontrol dan perawatan yang lebih rutin, ini dibutuhkan untuk mencegah atau meminimalisir penyumbatan filter sehingga kondisi kendaraan tetap terjaga dan bisnis dapat terus berjalan,” ujar Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) di Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Dalam risetnya, Hino melakukan tes terhadap dua mesin yaitu mesin Euro 2 yang saat ini digunakan pada produk Hino dan mesin Euro 4 yang akan digunakan pada 2021. Langkah percobaan dilakukan dengan memacu kendaraan Hino pada putaran mesin 2500rpm dalam waktu 400 jam atau setara dengan 40.000 km.

Hasilnya, harus diadakan perubahan pada spesifikasi kendaraan Hino, tepatnya pada bagian ukuran fuel filter yang dibuat lebih besar, fuel tank dilapisi dengan aluminium platting coated dan part yang berbahan karet seperti hose sudah menggunakan material fluorubber. Perubahan tersebut dilakukan pada unit kendaraan dengan tahun produksi Vehicle Identification Number (VIN) 2020.

Dalam penggunaan bahan B30, filter bahan bakar akan lebih cepat diganti, oleh sebab itu Hino memberikan langkah untuk pemeriksaan dan perawatan kendaraan. (El)