LAKIN Laporkan Pengusaha Gula Batu yang Diduga Ilegal ke Bareskrim Polri

0
82

INAPOS, CIREBON,- Kegiatan pengusaha pembuat gula batu (PGB) dengan bahan dasar gula rafinasi akhirnya dilaporkan dengan dugaan pelanggaran lingkungan hidup.Budi Permana, Direktur Humas Lembaga Kajian Informasi Nusantara (LAKIN) kepada Inapos menegaskan, pihaknya meminta Bareskrim Polri bertindak tegas. “Hari ini (Senin (14/06/2021) kami telah melayangkan surat laporan ke Bareskrim Polri terkait dugaan pelanggaran lingkungan hidup di perumahan Griya Permai Pamengkang (GPP),” tegas Budi sembari memperlihatkan surat laporan kepada Inapos, Senin (14/06/2021) di Sektretariat LAKIN.

Baca sebelumnya :  Dugaan Pabrik Gula Diperumahan, Pihak Terkait Jangan Tutup Mata

Dugaan Pabrik Gula Diperumahan, Pihak Terkait Jangan Tutup Mata

Pihaknya mengambil langkah ini dikarenakan pihak-pihak terkait di daerah, seolah mandul. “Kita menilai, pihak terkait belum juga mengambil tindakan. Hingga kita buat laporan ke Bareskrim Polri, karena kami berharap Bareskrim bisa mengambil tindakan,” jelas Budi saat ditanya mengapa pihaknya melaporkan PGB ke Bareskrim tidak ke Polres Cirebon Kota.

Menanggapi dilaporkannya kegiatan PGB tersebut, warga sekitar pabrik sangat mendukung. “Mendengar kegiatan PGB tersebut dilaporkan, saya sangat senang dan mudah-mudahan kegiatan tersebut berhenti dan pindah jangan ada ditengah-tengah pemukiman warga,” tutur warga yang enggan disebutkan namanya dan termasuk salah satu warga yang ikut menandatangani surat keberatan kegiatan PGB.

Sebelumnya : Puluhan Warga GPP Ingin Pabrik Gula Batu Ditutup

Puluhan Warga GPP Ingin Pabrik Gula Batu Ditutup

Sampai berita ini diturunkan, pihak pengusaha, Kapolres, Kapolsek dan Camat belum juga memberikan tanggapan. (Cep’s)