Lakin : Kami Akan Laporkan Kadinkes

0
405

KABUPATEN CIREBON,- Penyimpangan anggaran yang diduga terjadi pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, seperti yang telah diberitakan sebelumnya. Mendapatkan respon dari Lembaga Kajian dan Investigasi Nusantara (Lakin).

Kepada Inapos, Priyo Andi Dwiwoko selaku Koordinator Lakin segera melakukan beberapa investigasi setelah mendapat informasi dari pemberitaan sebelumnya di media ini.

“Lembaga kami segera mencari fakta kebenaran dari pemberitaan tersebut. Dari hasil temuan kami untuk sementara, diduga persoalan dalam pelaporan penggunaan keuangan pada Dinkes tersebut kepada Bupati,” jelas Priyo yang juga telah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cirebon.

Masih menurut Priyo, pihaknya menemukan pula bahwa salah satu desa yang tanahnya digunakan untuk keberadaan gedung Puskesmas, menyatakan apa yang disampaikan dalam pelaporan keuangan tersebut salah.

“Apa yang mereka (pihak desa-red) terima dari uang sewa tanah tersebut tidak sebesar yang disampaikan Dinkes kepada Bupati, ini jelas mark up. Selain itu, kami menemukan pula bahwa Dinkes menyatakan membeli 100 kursi lipat, tapi diduga kursi tersebut tidak ada,” tuturnya Minggu (24/02/2019).

Priyo menambahkan, pihak masih akan mengkaji lebih dalam dan jika memang ditemukan penyimpangan, menurutnya Lakin akan melaporkan penyimpangan tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.

“Kami akan melaporkan ke Kejati Jabar. Karena kami meragukan Kejasaan Negeri (Kejari) Sumber,” tegasnya.

Ketika ditanyakan mengapa pihaknya meragukan Kejari Sumber, Priyo menjawab bahwa kasus yang sebelumnya dirinya laporkan belum jelas.

“Kasus dugaan gratifikasi yang jelas penerima dan pengakuan dari yang memberi sudah ada saja, Kejari Sumber lamban,” ujarnya sinis.

Sampai berita ini diturunkan, pihak terkait belum bisa dimintai tanggapannya. (Cep’s/Andri).